Tuti Susanti_GTK Dedikatif Guru SD_Inovasi Pembelajaran
Tuti Susanti
0:00 / 0:00
Tuti Susanti_GTK Dedikatif Guru SD_Inovasi Pembelajaran
84 просмотра · 11 дн. назад
Tuti Susanti
569 подписчиков
84 просмотра · 11 дн. назад
MEMANTIK KREATIVITAS, MENEMBUS BATAS ✨
Mewujudkan Murid Adaptif dan Kreatif melalui Pembelajaran BINAR dengan Integrasi Teknologi, Lingkungan, dan Potensi Lokal
Bagaimana mewujudkan pembelajaran yang inovatif dan bermakna di tengah keterbatasan sarana, akses internet, dan kondisi geografis? 🌱
Video ini menceritakan praktik baik Pembelajaran BINAR (Belajar Inovatif, Nyata, Adaptif, dan Relevan) yang dikembangkan dan diimplementasikan oleh Tuti Susanti, S.Pd., M.Pd., Guru SD Negeri 2 Binangun, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Berangkat dari keyakinan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berinovasi, pembelajaran BINAR mengintegrasikan teknologi, lingkungan, dan potensi lokal sebagai sumber belajar yang dekat dengan kehidupan murid.
Melalui pembelajaran BINAR, murid diajak untuk:
🔎 Mengamati lingkungan dan potensi lokal di sekitar mereka.
🔗 Menghubungkan pengalaman nyata dengan konsep pembelajaran.
💻 Mengeksplorasi pengetahuan melalui teknologi dan berbagai sumber belajar.
💡 Menciptakan karya serta menemukan solusi atas permasalahan nyata.
🌟 Merefleksikan proses dan hasil belajar untuk terus berkembang.
Berbagai potensi lokal, seperti produksi gula jawa, emping melinjo, kebun sekolah, dan kearifan lokal masyarakat, dihadirkan sebagai sumber belajar yang kontekstual. Teknologi dimanfaatkan untuk memperluas pengalaman belajar melalui media interaktif, simulasi digital, aplikasi pembelajaran, serta aktivitas kreatif yang mendorong murid untuk berpikir kritis, berkolaborasi, berani menyampaikan ide, dan menghasilkan karya.
Salah satu wujud nyata pembelajaran ini adalah kegiatan merancang alat cuci tangan otomatis sebagai solusi pemborosan air, mengembangkan Tari Emping Binangun, serta membuat desain promosi produk lokal menggunakan Canva.
✨ BINAR bukan sekadar inovasi pembelajaran, melainkan upaya menghadirkan kesempatan bagi setiap murid untuk tumbuh, berkreasi, dan menemukan potensi terbaiknya.
Melalui praktik baik ini, semoga semakin banyak pendidik yang terinspirasi untuk memulai inovasi dari hal-hal sederhana, memanfaatkan potensi lingkungan sekitar, dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan murid.
Karena pembelajaran yang bermakna tidak selalu membutuhkan fasilitas yang sempurna, tetapi membutuhkan kemauan untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kesempatan kepada murid untuk berkarya.
Memantik Kreativitas, Menembus Batas. Bersama BINAR, tumbuhkan murid yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi masa depan!
👩🏫 Profil Praktik Baik
Nama: Tuti Susanti, S.Pd., M.Pd.
Instansi: SD Negeri 2 Binangun
Dinas: Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas
Program: Pembelajaran BINAR (Belajar Inovatif, Nyata, Adaptif, dan Relevan)
Mari terus bergerak, belajar, dan berkarya demi pendidikan yang lebih bermakna bagi setiap anak.