Перейти к содержимому

Penguatan Peran Guru sebagai Fasilitator Pembelajaran Kewirausahaan

Rumah Cahaya

0:00 / 0:00

Penguatan Peran Guru sebagai Fasilitator Pembelajaran Kewirausahaan

2 просмотра · 13 дней назад
Rumah Cahaya
22 подписчика
2 просмотра · 13 дней назад
Sektor pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sejak tahap paling awal. Pada jenjang ini, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan juga wahana pembentukan karakter, kreativitas, kemandirian, dan keterampilan abad ke-21. Pembelajaran abad ke-21 menuntut pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis pengalaman nyata agar peserta didik mampu mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Mitra sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah SDIT Unggulan Mawaddah yang beralamat di Jl. Antang Raya No. 25, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. SDIT Unggulan Mawaddah merupakan salah satu sekolah dasar swasta yang berkomitmen mengembangkan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman, keunggulan akademik, dan kemandirian peserta didik. Sekolah ini memiliki 15 orang guru dan staf pengajar yang dipimpin oleh Plt. Kepala Sekolah Rahmat Hidayat, S.Pd., M.Pd.. Sasaran peserta didik difokuskan pada siswa kelas IV dan V. Berdasarkan kualifikasinya, mitra tergolong ke dalam kelompok masyarakat non-produktif secara ekonomi (sektor pendidikan), sehingga fokus pemberdayaan diarahkan pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kapasitas SDM pengajar. Sebelumnya, pihak sekolah telah mencoba menyelenggarakan kegiatan Market Day, yaitu simulasi jual beli yang melibatkan siswa secara langsung dalam proses transaksi sederhana. Kegiatan ini pada dasarnya berpotensi memberikan pengalaman awal tentang konsep ekonomi, kerja sama, serta tanggung jawab. Berbagai penelitian membuktikan bahwa pendidikan kewirausahaan melalui pengalaman praktik (experiential learning) mampu menumbuhkan karakter mandiri, kreativitas, dan minat kewirausahaan peserta didik sejak dini. Namun demikian, berdasarkan analisis kondisi eksisting pada mitra sasaran, pelaksanaan Market Day selama ini masih bersifat insidental dan belum terintegrasi ke dalam kurikulum pembelajaran secara sistematis. Kegiatan lebih menonjolkan aspek seremonial jual beli semata daripada proses edukatif yang terstruktur, sehingga potensi pembelajaran kewirausahaan belum dimanfaatkan secara optimal. Pembelajaran kewirausahaan di kelas masih didominasi pendekatan teoritis instruktif. Ketersediaan media, modul, panduan operasional, dan instrumen asesmen karakter kewirausahaan di sekolah juga masih sangat terbatas. Oleh karena itu, diperlukan intervensi inovatif untuk mengubah kegiatan Market Day menjadi laboratorium pembelajaran kewirausahaan yang edukatif, terencana, dan berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk: Meningkatkan kompetensi pedagogis guru SDIT Unggulan Mawaddah dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman (experiential learning).