Перейти к содержимому

Tugas 2 : Analisis kasus dengan Model Elitis Kebijakan Publik (FSAP4103)

Salim Fahmi

0:00 / 0:00

Tugas 2 : Analisis kasus dengan Model Elitis Kebijakan Publik (FSAP4103)

4 просмотра · 7 дн. назад
Salim Fahmi
3 подписчика
4 просмотра · 7 дн. назад
Video ini dibuat untuk memenuhi Tugas 2 mata kuliah Kebijakan Publik, Universitas Terbuka. (FSAP4103) Dalam video ini dibahas tiga bagian utama, yaitu: 1. Menjelaskan mengapa tidak semua kritik substansial dapat langsung menembus agenda kebijakan nasional, serta menjelaskan Model Elitis dalam teori penyusunan agenda untuk membedah pernyataan Mensesneg pada kasus Tiyo Ardianto (UGM). Serta menghubungkan analisis tersebut dengan satu contoh kebijakan di daerah Kabupaten Probolonggo (RSUD Waluyo Jati) di mana pemerintah daerahnya juga lebih menonjolkan aspek "prosedur/etika" dibandingkan substansi masalah. 2. Menggambarkan dalam diagram visual proses perubahan isu Board of Peace dan perjanjian dagang AS dari systemic agenda (Isu di masyarakat Internasional) menjadi institutional agenda (agenda resmi pemerintah Indonesia). Serta mengidentifikasi dua aktor kementerian di Indonesia yang akan memiliki perbedaan kepentingan paling tajam terkait penurunan tarif impor 19% tersebut. Dan menjelaskan bagaimana sebagai pembuat kebijakan mendamaikan perbedaan tersebut demi kepentingan nasional? 3 #kebijakanpublik #tugas1 #universitasterbuka . Memberikan argumen orisinal: Apakah penekanan pada "etika" dalam kasus domestik dan "perjanjian tarif" dalam kasus internasional menunjukkan pola yang sama dalam cara pemerintah saat ini menyaring prioritas agenda?. Video ini disusun sebagai bentuk pemenuhan tugas perkuliahan dan sebagai hasil pemahaman saya terhadap materi yang telah dipelajari. Nama : Muhammad Salim Fahmi NIM : 052651262 Program Studi : S-1 Ilmu Administrasi Negara UPBJJ : Universitas Terbuka Surabaya #UniversitasTerbuka #Tugas2 #KebijakanPublik