Geopolitik Memanas, 3 Jalur Ekonomi RI Terancam? | KABAR BURSA
Kabar Bursa
0:00 / 0:00
Geopolitik Memanas, 3 Jalur Ekonomi RI Terancam? | KABAR BURSA
266 просмотров · 1 день назад
Kabar Bursa
39,6 тыс. подписчиков
266 просмотров · 1 день назад
KABARBURSA.COM — Bank Indonesia mewaspadai tiga jalur dampak geopolitik global terhadap perekonomian Indonesia, yakni komoditas, finansial, dan perdagangan. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman menjelaskan perhatian tersebut dalam RDG BI di Jakarta, 23 September 2026. Menurut Aida, harga minyak dunia sempat menembus US$130 per barel sebelum turun kembali di bawah US$100, sementara harga Brent secara year-to-date disebut sekitar US$92 per barel.
Dampak geopolitik juga diperhatikan melalui jalur finansial dan perdagangan. Menurut materi BI, perubahan harga komoditas berkaitan dengan kenaikan imbal hasil US Treasury, sementara perubahan harga energi dapat memengaruhi impor migas dan harga komoditas ekspor seperti CPO, batu bara, dan nikel. Di sisi domestik, inflasi inti Agustus 2026 tercatat 2,92% yoy dan inflasi IHK 3,19% yoy. Cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus mencapai US$146,5 miliar.
Menurut Anda, dari tiga jalur tersebut—komoditas, finansial, atau perdagangan—mana yang paling perlu diperhatikan pelaku usaha dan investor ketika tensi geopolitik meningkat? Subscribe Kabar Bursa dan lanjutkan ke video terkait BI Rate, rupiah, harga minyak, dan pasar keuangan global untuk mengikuti perkembangan terbaru.
Buka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/
Kabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.
Kamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:
Youtube: / @kabarbursadotcom
Instagram: / kabarbursacom
Tiktok: / kabarbursacom
WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...
#geopolitik #bankindonesia #ekonomiindonesia #kabarbursa #rupiah