Перейти к содержимому

Sang Generasi Terakhir Pengrajin Pengolahan Kapal / Jukung Di Pulau Sewangi

Jejak Jelajah Kalimantan

0:00 / 0:00

Sang Generasi Terakhir Pengrajin Pengolahan Kapal / Jukung Di Pulau Sewangi

582 просмотра · 2 недели назад
Jejak Jelajah Kalimantan
454 подписчика
582 просмотра · 2 недели назад
Pulau sewangi dikenal sebagai sentra pembuatan jukung di Kalimantan Selatan , kawasan ini bukan hanya menjadi sentra pembuatan jukung namun juga pemangku budaya yang sudah bertahan ratusan tahun yang lalu Budaya pembuatan jukung ini adalah sebuah budaya yang turun temurun dilakukan oleh pengrajin dan selalu ada generasi penerus dalam pelestarian nya,namun semenjak banyak tranportasi darat yang mendominasi wilayah Kalimantan Selatan membuat pembuatan jukung di Pulau sewangi seperti menghadapai masa degradasi Permintaan semakin berkurang dan bahan semakin sulit didapatkan Perlu diketahui Kalimantan Selatan khususnya Banjarmasin dan wilayah Batola dulunya adalah kawasan yang banyak diapit oleh aliran air sungai , yang menjadikan kawasan ini menjadikan air sebagai media transportasi, air bukan hanya tentang mandi , cuci baju namun menjadi bagian kehidupan masyarakat dahulu Transportasi, bertetangga dan berkehidupan semuanya dilakukan diatas air bahkan membangun rumahpun masyarakat dahulu di atas aliran air , namun karena semakin maju kehidupan, tekhnologi yg terus berkembang menjadikan air tidak lagi menjadi bagian kehidupan termasuk transportasi Dulunya jukung adalah transportasi utama layaknya kendaraan pada masa kini , namun peran jalan raya mengambil alih dan masyarakat yg dulunya menggunakan jukung mulai beralih ke transportasi yang lebih maju Dan jadilah jukung semakin ditinggalkan sebagai alat transportasi utama Entah bagaimana kedepan nya budaya ini ?