Tektok Gunung Slamet Via Dipajaya
Tiara Fauziah
0:00 / 0:00
Tektok Gunung Slamet Via Dipajaya
150 просмотров · 9 месяцев назад
Tiara Fauziah
10 подписчиков
150 просмотров · 9 месяцев назад
Hai, pada tanggal 14 November 2025, Aku, Alin, Aul, Abi, dan Fa'i pergi menuju basecamp Dipajaya. Karena hujan dan keterlambatan kita yang awalnya mau otw sehabis ashar mundur jadi habis maghrib. Perjalanan ini banyak hambatan menurutku, karena sebelum ke basecamp, kita berlima mau menjemput Dapa di Pulosari, nah di perjalanan menuju ke rumah Dapa ini kita nyasar yang beda arah dengan jarak cukup jauh. Padahal posisi sudah malam. Setelah berbalik arah dan menuju rumah Dapa, kita lanjut perjalanan ke basecamp Dipajaya. Setelah melakukan berbagai persyaratan di basecamp meliputi pembuatan surat sehat, pengecekan logistik, registrasi, dan lain sebagainya yang menurut aku cukup ribet, kita mulai trekking di jam ±00.30, padahal niatnya kita mau jalan 11.45. Karena hujan belum reda, trek yang kita lewati jadi becek dan menyebabkan kita sedikit lambat karena harus hati-hati, selain becek jalan juga sangat licin, jadi beberapa kali kita sering terpleset. Jam 3 kita baru sampai pos 2, dimana Gunung Slamet ini mempunyai 9 pos, karena melihat kondisi yang sudah capek dan masih gerimis, mengingat waktu juga kita awalnya memutuskan untuk sampai pos 2 saja, tapi karena aku dan Alin merasa sia-sia, jadi kita berdua memutuskan untuk naik berdua saja. Sebelum nya Abi juga udah jalan duluan, jadi aku dan Alin bisa dibilang nyusul Abi, dan menyisakan Aul, Fa'i, dan Dapa di pos 2. Tetapi pada saat aku dan Alin berada di pos 4, tiba-tiba Dapa nyusul di belakang kita hahaha. Dan ga lama setelah kita jalan sedikit dari pos 4, ada Abi yang juga nungguin kita. Akhirnya kita lanjut perjalanan berempat. Setelah melewati berbagai pos, di pos 8 sudah kelihatan badai menerjang, disitu kita disuruh turun sama pendaki yang turun juga, tetapi karena tinggal 1 pos lagi ke pos terakhir, akhirnya kita melanjutkan sampai pos 9. Di pos 9 ini udah badai banget, dingin juga. Aku sedikit kedinginan tapi aku lebih sayang Alin, jadi sarung tangan aku buat Alin aja. Disini aku beradu ego karena aku ingin melanjutkan ke puncak, tetapi dilarang Abi dan Dapa karena mengingat waktu yang sudah siang dan keadaan juga badai. Karena perjalanan ke puncak membutuhkan waktu sekitar 2-3 Jam. Dengan berat hati, akhirnya aku hanya bisa sampai pos 9. Tapi aku ga menyesal karena keselamatan lebih penting, sebelumnya aku juga lagi haid jadi emang dibolehin sampai pos 9 aja guys, menghargai adat. Mungkin karena niat aku yang sedikit ego untuk ke puncak padahal sudah diberitahu bahwa batas nya sampai pelawangan. Alhamdulillah kita diberikan keselamatan. Di pos 5 kita bertemu Aul dan Fa'i, jadinya kita makan dulu karena laper juga. Setelah itu kita melanjutkan perjalanan ke basecamp dan langsung pulang ke rumah dengan keadaan hujan deras yang mengguyur kita juga. Oke, next kemana lagi ya?