Перейти к содержимому

CERDAS ! LAHAN SEMPIT DI ATAP RUMAH DI SULAP JADI KEBUN DAN TERNAK LELE DALAM GALON | CERITA USAHA

OASIS

0:00 / 0:00

CERDAS ! LAHAN SEMPIT DI ATAP RUMAH DI SULAP JADI KEBUN DAN TERNAK LELE DALAM GALON | CERITA USAHA

77 773 просмотра · 1 дн. назад
OASIS
3,61 млн подписчиков
77 773 просмотра · 1 дн. назад
Bagaimana jika atap rumah berukuran hanya 6 x 7 meter bisa disulap menjadi kebun sayur, peternakan ayam, sekaligus tempat budidaya berbagai jenis ikan? Inilah inspirasi usaha rumahan dari Pak Suparjan dan Bu Sri Utami di tengah padatnya permukiman Kota Yogyakarta. Melalui konsep **Berkebun dan Ternak Di Lahan Sempit Diatap Rumah Dengan Memanfaatkan Galon Bekas**, mereka berhasil menghasilkan berbagai kebutuhan pangan keluarga sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah. Awalnya hanya memanfaatkan balkon lantai 3 yang kosong, kini tempat tersebut berubah menjadi kebun produktif yang dipenuhi cabai, sawi, tomat, terong, dan daun bawang. Tidak hanya berkebun, mereka juga beternak ayam petelur serta membudidayakan ikan lele, patin, nila, gurame, dan bawal. Semua dilakukan dalam satu area tanpa harus memiliki lahan pertanian yang luas. Menariknya, sebanyak 23 galon bekas berukuran 15 liter dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele menggunakan sistem filter air yang praktis dan mudah dirawat. Galon bekas lainnya dijadikan pot tanaman, sedangkan paralon bekas digunakan untuk mendukung instalasi kebun. Air bekas budidaya ikan juga dimanfaatkan untuk menyiram tanaman, sementara sisa makanan dan limbah sayuran diolah menjadi kompos melalui biopori. Sistem berkebun dan beternak terpadu ini membuat hampir semua kebutuhan saling terhubung. Mereka menerapkan pertanian organik skala rumah tangga, memanfaatkan limbah dapur sebagai bahan kompos dan tambahan pakan ayam, serta menggunakan media tanam dari campuran kompos, pupuk kandang, dan tanah. Dengan cara ini, kegiatan berkebun menjadi lebih hemat karena tidak harus selalu membeli media tanam maupun pupuk. Hasil panennya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dapur keluarga, tetapi juga dijual kepada tetangga dan pembeli melalui warung sembako milik mereka. Bahkan, ikan lele segar yang sudah dibersihkan dijual sekitar Rp25.000 per kilogram. Cabai dan sayuran dipanen sesuai kebutuhan pembeli sehingga tetap segar ketika sampai ke tangan konsumen. Sudah sekitar 4 tahun Pak Suparjan dan Bu Sri Utami menjalankan kegiatan produktif ini. Berawal dari hobi memelihara ikan dan kebiasaan memanfaatkan galon bekas, kini *Berkebun dan Ternak Di Lahan Sempit Diatap Rumah Dengan Memanfaatkan Galon Bekas* menjadi salah satu cara mereka menghemat pengeluaran, memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus menciptakan pemasukan tambahan bagi keluarga. Bagi Sahabat Oasis yang ingin belajar berkebun di lahan sempit, membuat kebun sayur di atap rumah, budidaya lele dalam galon, ternak ayam petelur, memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam, hingga mengolah sampah organik menjadi pupuk, kisah ini bisa menjadi inspirasi untuk memulai dari rumah sendiri. Tonton video ini sampai selesai untuk melihat langsung bagaimana cara mengelola kebun dan peternakan di atap rumah, mulai dari pemanfaatan galon bekas, sistem filter budidaya lele, perawatan tanaman, pengolahan limbah rumah tangga, hingga pemasaran hasil panen. Semoga kisah Pak Suparjan dan Bu Sri Utami ini menginspirasi kita semua bahwa lahan sempit bukan penghalang untuk menjadi produktif. Dengan kreativitas, kemauan, dan ketelatenan, ruang terbatas pun bisa menjadi sumber pangan dan peluang usaha yang bermanfaat. Jangan lupa subscribe channel Oasis agar tidak ketinggalan berbagai cerita inspiratif usaha pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan peluang usaha lainnya. Jika video ini bermanfaat, bagikan kepada keluarga, sahabat, dan teman-teman agar semakin banyak orang terinspirasi. Info Kontak Narasumber : 082157956535 #oasisceritausaha #ceritausaha #kisahinspiratif ====================================== Disclaimer: Berhati-hatilah jika mau memutuskan bertransaksi dengan narasumber yang kami liput. InsyaAllah kami berupaya semaksimal mungkin menseleksi hanya narasumber yang baik dan menginspirasi yang kami liput. Tapi tidak menutup kemungkinan orang bisa berubah. Jadi kalau mau transaksi apapun, harap dicek lagi. Aspek kehati-hatian tetap diperlukan. Kami tidak bertanggung jawab jika ada transaksi apapun diantara penonton dan narasumber!. Terimakasih Sudah menonton. ====================================== Fair use (penggunaan wajar) adalah pengecualian dalam hukum hak cipta yang mengizinkan orang lain memakai sebagian karya orang lain (termasuk video YouTube) tanpa izin dari pemiliknya, selama pemakaian itu untuk tujuan tertentu dan tidak merugikan pemilik hak cipta secara tidak wajar. Credit Video Fair Use : Music from #InAudio: https://inaudio.org/ inaudio - Infraction- Memories OASIS (Obrolan Asik, Seru dan Inspirasi) Powered by : Moslem Society Saluran Whatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vapv... Facebook :   / oasisceritausaha   Instagram :   / farizannawawi   TikTok :   / farizannawawi   Untuk Endorse, Liputan Undangan dan Kolaborasi Bisnis Hubungi: WhatsApp : 082157956535 or email : oasisceritausaha@gmail.com