Disuruh Jadi Bidak, Raja Yun Malah Menawar: Aku Ambil Proyek Bendungan!
Layar Cerita
0:00 / 0:00
Disuruh Jadi Bidak, Raja Yun Malah Menawar: Aku Ambil Proyek Bendungan!
23 611 просмотров · 9 дн. назад
Layar Cerita
2,03 тыс. подписчиков
23 611 просмотров · 9 дн. назад
Sepuluh tahun memimpin Yunzhou dengan tenang, Luo Yun—seorang pendatang dari masa modern yang kini bergelar Raja Yun—menerima titah mendadak dari Kaisar Perempuan untuk masuk istana. Di perjalanan, ia menggagalkan penyergapan yang kabarnya dikirim oleh Raja Yan, dan sadar dirinya sedang ditarik ke pusaran perebutan kekuasaan. Di hadapan takhta, Luo Yun menyingkap niat sang Kaisar: menjadikannya penyeimbang bagi Raja Yan. Alih-alih menolak, ia melempar tawaran berani: mengambil proyek pemulihan tanggul Sungai Changjiang, dengan syarat setelah tuntas ia memperoleh hak pengelolaan jalan resmi kerajaan.
Saat upacara pembukaan, tatapan sinis dari kubu Raja Yan dan para pejabat menguji tekadnya. Luo Yun pun memanggil tim pengerjaan yang tak biasa, siap memulai dengan cara yang rapi dan terukur. Mampukah strategi kepala dingin dan pengetahuan “zaman lain” mengubah proyek berisiko ini menjadi pijakan kekuasaan? Apakah kesepakatan dengan Kaisar Perempuan pintu menuju kemandirian, atau jebakan baru dari istana?
Ikuti langkah pertama rencana besar Raja Yun—ketika sebuah bendungan menjadi taruhan, dan satu ruas jalan bisa mengubah peta kekuatan.