Permainan tradisional "ORAY - ORAYAN"
10.3 MAN 2 Kota Cirebon
0:00 / 0:00
Permainan tradisional "ORAY - ORAYAN"
1 254 просмотра · 1 г. назад
10.3 MAN 2 Kota Cirebon
57 подписчиков
1 254 просмотра · 1 г. назад
Oray-orayan adalah permainan tradisional Sunda yang menyerupai ular, di mana pemain membentuk barisan panjang dan meliuk-liuk sambil menyanyikan lagu. Permainan ini, yang juga dikenal dengan sebutan Ular Naga dalam bahasa Indonesia, biasanya dimainkan oleh anak-anak secara berkelompok dengan jumlah pemain mulai dari 5 orang atau lebih.
Cara Bermain:
1. Formasi Ular: Pemain membentuk barisan panjang dengan tangan saling menggandeng, membentuk bentuk tubuh ular yang meliuk-liuk.
2. Kepala dan Ekor: Satu atau beberapa pemain di depan menjadi
3. "kepala ular" dan pemain di belakang menjadi "ekor ular".
4. Lagu: Sambil berjalan, mereka menyanyikan lagu oray-orayan.
5. Menangkap Ekor: Setelah lagu selesai, "kepala ular" berusaha menangkap "ekor ular".
Perubahan Posisi: Pemain yang tertangkap akan bergabung dengan kelompok yang lain, dan posisi kepala dan ekor ular bisa berganti.
Nilai-nilai yang Diperoleh:
-Kekompakan: Permainan ini memerlukan kerja sama dan koordinasi yang baik agar barisan ular tidak putus dan dapat bergerak bersama-sama.
-Kreativitas: Pemain dapat mengembangkan imajinasi dan kreativitas dalam membentuk gerakan ular yang unik.
-Kesabaran: Dalam upaya menangkap ekor, diperlukan kesabaran dan strategi yang baik.
-Ketangkasan: Gerakan ular yang meliuk-liuk membutuhkan ketangkasan dan kelincahan.
-Tantangan: Permainan ini juga mengajarkan anak-anak untuk menghadapi tantangan dan mengatasi rintangan.
Kesimpulan:
Oray-orayan adalah permainan yang menyenangkan dan edukatif, yang mengajarkan nilai-nilai positif kepada anak-anak sambil memberikan hiburan. Permainan ini dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengisi waktu luang dan melestarikan budaya tradisional Sunda.