SERABA KAWA
Yoyok Minggir
0:00 / 0:00
SERABA KAWA
34 просмотра · 3 дня назад
Yoyok Minggir
759 подписчиков
34 просмотра · 3 дня назад
SERABA KAWA
arr. RIO
(VOKAL UTAMA:)
Di tanah leluhur, di bumi Kalimantan
Di antara rimba, sungai dan pegunungan
Dayak Deah menjaga warisan
Dari leluhur untuk masa depan
(KOOR:)
Hooo... ooo...
Tanah kami, tanah leluhur
Hooo... ooo...
Hutan kami, kehidupan kami
[Gong – tiga ketukan perlahan]
BAIT 1
Dari jejak lama perjalanan
Kutai menjadi kenangan
Tabalong, Balangan tempat berpijak
Di sanalah adat tetap tegak
Bahasa hidup di dalam kata
Menjadi tanda sebuah bangsa
Seraba Kawa, serba bisa
Semangat hidup sepanjang masa
PRE-CHORUS
(VOKAL UTAMA:)
Bila hutan tetap terjaga...
(KOOR:)
Hidup tumbuh bersama!
(VOKAL UTAMA:)
Bila tanah tetap dipelihara...
(KOOR:)
Anak cucu kan menerima!
REFRAIN / CHORUS
(SEMUA:)
Seraba Kawa!
Seraba Kawa!
Semangat kami, jiwa bersama
Seraba Kawa!
Seraba Kawa!
Dayak Deah tetap berjaya
Dari hutan, dari tanah
Dari sungai yang mengalir
Kami hidup, kami menjaga
Warisan leluhur takkan berakhir
[Gong besar – jeda]
BAIT 2 – UPAK PINTUTN
Di pohon Pontun kami belajar
Mengambil secukupnya, jangan berlebih
Bila cukup ukuran pohon berdiri
Alam dijaga, hidup pun lestari
Upak Pintutn menjadi tanda
Karya tangan dan cinta budaya
Bukan hanya pakaian adat
Namun pesan untuk menjaga alam
Jaga hutan!
Jaga tanah!
Jaga sungai dan kehidupan!
Apa yang kita ambil hari ini...
Kembalikan untuk generasi!
Seraba Kawa!
Seraba Kawa!
Semangat kami, jiwa bersama
Seraba Kawa!
Seraba Kawa!
Warisan hidup sepanjang masa
Hutan bukan sekadar kayu
Tanah bukan sekadar ladang
Alam adalah rumah kehidupan
Tempat leluhur menitipkan harapan
Padi menguning di hamparan tanah
Tanda syukur kepada Yang Maha Kuasa
Hasil bumi kami persembahkan
Dalam Mesiwah Pare Gumboh penuh sukacita
Nyerah Ngemonta!
Hasil bumi kami persembahkan!
Nengkuat Mulukng!
Masak bersama, berbagi bersama!
Mengudang!
Tarian nazar menyatu dengan irama!
Nowus Babatn!
Padi disimpan, kehidupan dijaga!
Mari bersyukur!
Mari menari!
Padi tumbuh di bumi kami!
Mari bersyukur!
Mari bernyanyi!
Berkah panen untuk negeri!
Gong berbunyi, gendang menari
Suara leluhur dalam hati
Tangan bertemu, hati bersatu
Dayak Deah terus maju
Ketika gong terdengar
Kami mengenang perjalanan
Ketika malam menjadi sunyi
Kami mengingat mereka yang pergi
Pakaian terbaik kami kenakan
Sebagai tanda penghormatan
Uang perak menutup mata
Sebelum jasad kembali ke tanah
Pergilah dengan damai, leluhur
Namamu hidup dalam tutur
Hooo... ooo...
Leluhur tetap dalam ingatan
Hooo... ooo...
Warisan tetap dalam kehidupan
Seraba Kawa!
Seraba Kawa!
Semangat kami, jiwa bersama!
Seraba Kawa!
Seraba Kawa!
Dayak Deah tetap berjaya!
Mesiwah Pare Gumboh!
Syukur kami kepada Yang Kuasa!
Nyerah Ngemonta!
Nengkuat Mulukng bersama!
Mengudang!
Mari menari bersama!
Nowus Babatn!
Simpan padi untuk masa depan!
Jaga hutan!
Jaga tanah!
Jaga adat!
Jaga budaya!
Untuk leluhur!
Untuk anak cucu!
Untuk tanah yang kami cintai!
*SERABA KAWA!*
*SERABA KAWA!*
*SERABA KAWA!*
[Gong bertalu-talu, gendang semakin cepat]
Suling bambu memainkan kembali tema utama.
Selama hutan masih bernapas...
Selama padi masih menguning...
Selama adat masih diwariskan...
Dayak Deah akan terus hidup...
Seraba Kawa...
#dayak #deah #serabakawa