Luasnya 10x Pulau Jawa, Tapi Penduduknya Cuma 270 Ribu. Kenapa Australia Utara Sepi?
Andai Peta
0:00 / 0:00
Luasnya 10x Pulau Jawa, Tapi Penduduknya Cuma 270 Ribu. Kenapa Australia Utara Sepi?
357 просмотров · 16 ч назад
Andai Peta
16,6 тыс. подписчиков
357 просмотров · 16 ч назад
Di Northern Territory, Australia, jumlah sapinya sekitar dua juta ekor, lebih dari enam kali jumlah manusianya. Tahun 2025, hampir 450 ribu dikirim ke luar negeri, sekitar 90%-nya ke Indonesia. Wilayahnya 10 kali Pulau Jawa, penduduknya cuma sebanyak Banda Aceh. Kenapa tetangga kita di selatan ini sepi? Bukan karena gurun.
0:00 Sapinya lebih banyak dari manusianya
0:25 Tetangga kita di selatan
0:51 Bukan karena gurun
1:21 Alasan 1: alam (hujan & kemarau ekstrem)
1:46 Proyek padi yang gagal
2:42 Alasan 2: sejarah, pelaut Makassar ke Marege
3:35 Jejak Makassar di bahasa Yolngu
4:02 Tiga permukiman Inggris yang gagal
4:46 1869: Darwin & kabel telegraf
5:33 Hubungan dengan Makassar diputus
6:04 Darwin dibom 1942
6:46 Siklon Tracy 1974
7:49 Petunjuknya: sapi
8:27 Alasan 3: jarak
8:55 Tambang, gas & pangkalan militer
9:44 Jadi, kenapa sepi?
10:03 Satu fakta terakhir: buaya
10:28 Pertanyaan buat kamu
Kalau ditawari kerja di Darwin, tapi musim keringnya hampir tanpa hujan dan ada buaya di sungainya, kamu mau berangkat? Tulis di komentar.
Catatan: dua gambar bergaya lukisan (reruntuhan Port Essington dan meja pemerintah) adalah ilustrasi buatan AI dan diberi label ILUSTRASI di layar. Diagram dan garis di peta (rute, jalur Siklon Tracy, garis batas laut) adalah skema perkiraan, bukan peta resmi.
Sumber utama: LiveCorp 2025 & NT DAF Pastoral Market Update (ekspor sapi); MLA 2021 & NTCA (jumlah sapi NT ±1,7–2,1 juta); ABS (penduduk NT, Mar 2026; Greater Darwin 2024-25; penduduk kota 2025, Regional population 2024-25); Geoscience Australia (luas wilayah); Bureau of Meteorology (curah hujan Darwin, Siklon Tracy); CSIRO & NAWRA 2018 (tanah dan lahan pertanian); NT Pastoral Land Board (luas peternakan); Clark & May (eds), "Macassan History and Heritage", ANU Press 2013; Melbourne Asia Review; Jim Allen, Sydney University Press (Port Essington); SA History Hub & Britannica (Darwin, Overland Telegraph); Australian War Memorial & Library & Archives NT (pengeboman Darwin 1942); AIDR & National Museum of Australia (Siklon Tracy); Pemerintah NT, NT Economy (struktur ekonomi); Menteri Pertahanan Australia 17 Mar 2025 & Stars and Stripes (Marine Rotational Force-Darwin); perkiraan Pemerintah NT via Katherine Times & NPR (populasi buaya air asin).
Kredit: Peta Natural Earth & citra satelit NASA Blue Marble (domain publik); ikon Font Awesome Free (CC BY 4.0). Foto/video Wikimedia Commons (judul file + pembuat + lisensi tampil di layar tiap foto):
CC BY-SA 4.0: Romy Martini, Si Gam, Neiste, Winston Storer, Zolfeqar Fatihzadeh, Dietmar Rabich, Charles J. Sharp, Cgoodwin, Vardhanjp, Zarate123, Xavosh, 1234asianz, Jakub Hałun, Bahnfrend, Mark Marathon, Kgbo, Bonez71
domain publik: R.T. Pritchett 1899, MODIS Land Rapid Response Team, NASA GSFC, Louis Le Breton, USMC/Master Sgt. Sarah Nadeau, CDC/ James Gathany, Henry Clifford, anonim, Arthur W. Thomas (from HMAS Tolga), Morlet, Jack, Don Clegg, Rob Wesley-Smith, Peter Spillett Collection, Sgt Sarah Fiocco, Djambalawa at en.wikipedia
CC BY-SA 2.0: Murray Foubister, brewbooks from near Seattle, USA, Thomas Quine, G B_NZ, Jeroen Komen from Utrecht, Netherlands, Ricardo Gonclaves
CC BY 3.0: Gary Wanders A Lot (video), happinesswithin, Alan Stewart, CSIRO, CSIRO, Nick Burningham
CC BY 2.0: Ken Hodge, Jeremy De Guzman, wilford peloquin, Roderick Eime from Australia
CC BY-SA 3.0: Cgoodwin, Christopher Watson, Lobster1, Mbz1
CC BY 4.0: Robert Hulands, Evan Luly, KITLV 94476 Universiteit Leiden, anonim (KITLV)
CC0: Narraburra, State Government Photographer
#australia #darwin #northernterritory #andaipeta #faktaunik