Перейти к содержимому

Detik-detik Warga AS & Israel Nyaris Celaka! Flydubai Menukik Drastis, Kekerasan di Kokpit Pecah

Bangka Pos Official

0:00 / 0:00

Detik-detik Warga AS & Israel Nyaris Celaka! Flydubai Menukik Drastis, Kekerasan di Kokpit Pecah

1 575 просмотров · 2 дня назад
Bangka Pos Official
793 тыс. подписчиков
1 575 просмотров · 2 дня назад
BANGKAPOS.COM - Keamanan warga Israel kembali dipertanyakan usai penerbangan menuju Tel Aviv nyaris berubah menjadi bencana. Pesawat Flydubai yang dipenuhi warga Israel mengalami insiden kekerasan di kokpit saat masih berada di udara pada Rabu (30/9). Pesawat Flydubai FZ1073 terbang dari Dubai menuju Tel Aviv dengan membawa 174 penumpang. Sekitar 169 penumpang dilaporkan merupakan warga Israel. Sementara empat warga Amerika Serikat juga berada dalam penerbangan tersebut. Situasi berubah drastis ketika pesawat mengalami gangguan serius dan kehilangan ketinggian secara tiba-tiba saat masih berada di udara. Data penerbangan menunjukkan pesawat turun hampir 14 ribu kaki dalam waktu kurang dari 30 detik. Di tengah kondisi tersebut, pesawat sempat mengirim kode darurat 7700 sebelum berubah menjadi 7500. Kode 7500 digunakan dalam penerbangan untuk menunjukkan dugaan pembajakan atau campur tangan ilegal terhadap pesawat. Laporan kemudian menyebut terjadi perkelahian antara kapten dan kopilot di dalam kokpit. Kopilot diduga menyerang kapten hingga terjadi kekerasan saat pesawat masih membawa ratusan penumpang. Kapten kemudian berhasil keluar dari kokpit dan meminta bantuan untuk mengamankan situasi. Sejumlah penumpang dilaporkan ikut membantu mengendalikan kopilot yang diduga melakukan penyerangan tersebut. Dua pilot Flydubai yang kebetulan berada di dalam pesawat kemudian membantu mengambil alih penerbangan dalam kondisi darurat. Pesawat akhirnya dialihkan menuju Tabuk, Arab Saudi, sebelum melakukan pendaratan darurat dengan selamat. Seluruh penumpang dan awak berhasil selamat, meski kapten dan kopilot dilaporkan mengalami luka. Namun, insiden ini membuat keamanan warga Israel dalam penerbangan kembali menjadi sorotan tajam. Sumber menyebut maskapai asing tidak selalu memiliki lapisan pengamanan yang sama seperti maskapai Israel. Termasuk petugas keamanan bersenjata di dalam pesawat. Artinya, warga Israel bisa terbang dengan maskapai asing tanpa seluruh pengamanan khusus maskapai negaranya. Flydubai kemudian menangguhkan penerbangan ke dan dari Israel selama penyelidikan berlangsung. Sementara itu, dugaan aksi untuk mencelakai pesawat dan motif di balik kekerasan di kokpit masih diselidiki. Insiden ini setidaknya memperlihatkan adanya celah yang kembali menyoroti keamanan warga Israel di udara. Subscribe now for more Bangka Pos videos: https://www.youtube.com/bangkaposoffi... Like Bangka Pos on Facebook:   / bangkapos   Do You Have Instagram, follow us:   / bangkapos_   Editor : Asif Barkhiya