Penjelasan Lengkap Buku Taking Rights Seriously - Ronald Dworkin
Taufik Purbo Satrio
0:00 / 0:00
Penjelasan Lengkap Buku Taking Rights Seriously - Ronald Dworkin
84 просмотра · 7 дней назад
Taufik Purbo Satrio
48 подписчиков
84 просмотра · 7 дней назад
*TAKING RIGHTS SERIOUSLY — RONALD DWORKIN | BENARKAH HUKUM HANYA SEKUMPULAN ATURAN?*
Apa yang terjadi ketika **aturan hukum tidak memberikan jawaban yang jelas**?
Apakah hakim bebas membuat aturan baru?
Atau sebenarnya, di balik aturan hukum terdapat *prinsip-prinsip moral dan hak individu* yang harus ditemukan dan dipertimbangkan oleh hakim?
Inilah salah satu pertanyaan besar yang dibahas Ronald Dworkin dalam buku terkenalnya, *Taking Rights Seriously*.
Dworkin mengkritik apa yang ia sebut sebagai *“ruling theory of law”**, terutama dua gagasan besar: **legal positivism* dan **utilitarianism**.
Menurut pandangan positivistik yang dikritiknya, hukum pada dasarnya ditentukan oleh aturan dan praktik yang telah dibuat atau diakui oleh institusi sosial. Sementara utilitarianisme menilai hukum dan institusi berdasarkan kemampuannya menghasilkan kesejahteraan umum. Dworkin menganggap kedua pendekatan tersebut tidak cukup untuk menjelaskan persoalan hukum yang paling sulit.
Dworkin kemudian membawa kita pada sebuah gagasan yang sangat penting:
*INDIVIDUAL RIGHTS*
Hak individu bukan sekadar sesuatu yang diberikan oleh negara.
Dalam pemikiran Dworkin, hak dapat berfungsi sebagai *“trumps”* terhadap tujuan kolektif. Artinya, ada keadaan ketika kepentingan atau tujuan mayoritas tidak cukup untuk membenarkan pengorbanan terhadap hak seseorang.
Tetapi persoalannya menjadi jauh lebih menarik ketika kita masuk ke dalam **hard cases**.
Bayangkan sebuah perkara yang tidak memiliki aturan hukum yang secara jelas menentukan siapa yang benar.
Hakim harus memutuskan.
Apakah hakim sebenarnya sedang **membuat hukum baru**?
Ataukah hakim sedang menemukan prinsip hukum yang sudah ada, meskipun prinsip tersebut tidak tertulis secara eksplisit dalam sebuah aturan?
Dworkin menggunakan persoalan ini untuk mempertanyakan anggapan bahwa hukum hanya terdiri dari *rules**. Dalam perkara sulit, hakim dapat berhadapan dengan **principles of justice* dan prinsip-prinsip moral yang menjadi dasar argumentasi hukum.
Dan dari sinilah muncul pertanyaan yang jauh lebih besar:
*Jika hukum tidak hanya terdiri dari aturan, lalu dari mana prinsip hukum memperoleh kekuatannya?*
*Apakah hakim benar-benar memiliki kebebasan untuk menentukan hukum?*
*Apakah mayoritas boleh mengorbankan hak minoritas demi kepentingan umum?*
*Dan jika suatu hak tidak tertulis secara eksplisit dalam undang-undang, apakah hak tersebut tetap bisa ada?*
Dworkin bahkan menghubungkan persoalan hak dengan gagasan yang sangat fundamental, yaitu:
*EQUAL CONCERN AND RESPECT*
Setiap warga negara harus diperlakukan dengan **kepedulian dan penghormatan yang setara**.
Gagasan ini kemudian menjadi dasar penting bagi cara Dworkin memahami berbagai hak politik, hak ekonomi, dan hak-hak sipil.
Buku ini juga membawa kita pada persoalan **constitutional adjudication, civil disobedience, reverse discrimination, liberty, liberalism**, hingga pertanyaan apakah dalam perkara hukum yang kontroversial selalu ada **“right answer”**.
Menariknya, Dworkin tidak menganggap bahwa setiap persoalan hukum memiliki jawaban yang mudah.
Justru sebaliknya.
Ada perkara-perkara yang sangat sulit, ketika para ahli hukum yang masuk akal dapat berbeda pendapat mengenai apa sebenarnya hak seseorang. Namun, bagi Dworkin, ketidaksepakatan tersebut tidak otomatis berarti bahwa **tidak ada jawaban yang benar secara hukum**.
*Pertanyaan terakhir inilah yang membuat pemikiran Dworkin begitu menarik.*
Karena jika hukum hanya merupakan kumpulan aturan tertulis, maka perkara sulit seharusnya cukup sederhana: cari aturannya, lalu terapkan.
Tetapi bagaimana jika *aturannya tidak cukup?*
Di situlah teori Dworkin mulai benar-benar menantang cara kita memahami hukum.
*Tonton video lengkapnya sampai selesai**, karena pembahasan *Taking Rights Seriously bukan hanya tentang teori hukum.
📖 *Buku:* Taking Rights Seriously
✍️ *Penulis:* Ronald Dworkin
📚 *Pertama diterbitkan:* 1977
📘 *Edisi Bloomsbury:* 2013
Jika Anda tertarik pada *filsafat hukum, teori hukum, filsafat politik, hak asasi manusia, keadilan, dan pemikiran para filsuf hukum**, jangan lupa **Subscribe* agar tidak ketinggalan pembahasan buku-buku berikutnya.
#RonaldDworkin #TakingRightsSeriously #FilsafatHukum #TeoriHukum #LegalTheory #LegalPositivism #HardCases #LegalRights #HakAsasiManusia #FilsafatPolitik #Jurisprudence #CivilDisobedience