Перейти к содержимому

🔴Prancis Keos Sesudah Kerusuhan! Toko-toko Mewah Hancur Usai Penjarahan Massal, Warga: Ini Neraka!

TRIBUNWOW OFFICIAL

0:00 / 0:00

🔴Prancis Keos Sesudah Kerusuhan! Toko-toko Mewah Hancur Usai Penjarahan Massal, Warga: Ini Neraka!

3 676 просмотров · Трансляция закончилась 6 ч назад
TRIBUNWOW OFFICIAL
702 тыс. подписчиков
3 676 просмотров · Трансляция закончилась 6 ч назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi demonstrasi menentang pemerintah di Paris berubah ricuh pada Sabtu (17/10/2026) , dengan bentrokan dan penjarahan yang meluas ke sejumlah wilayah ibu kota. Dalam rekaman video, sekelompok pria terlihat mengambil pakaian lewat jendela toko Lacoste yang pecah dan merusak manekin, sementara kericuhan berlangsung di sekitar mereka. “Saya tidak bisa pulang karena seluruh kawasan ini terkepung. Orang-orang saling baku hantam dan menjarah toko. Rasanya seperti di neraka,” ujar salah seorang warga. Gejolak ini terjadi di tengah gelombang protes nasional yang menyoroti naiknya harga bahan bakar, tingginya biaya hidup, dan menurunnya mutu layanan publik. Kementerian Dalam Negeri Prancis memperkirakan sekitar 550.000 orang turun ke jalan dalam aksi tersebut. Kelompok perusuh bertopeng menjarah toko, membakar kendaraan, dan menyerang gedung-gedung pemerintah di Paris, Marseille, Lyon, serta sejumlah kota lain. Sementara itu, demonstrasi besar-besaran di Prancis pada Sabtu (17/10/2026) berujung pada kerusuhan, penjarahan, dan perusakan di sejumlah kota. Sejumlah toko, kendaraan, hingga fasilitas publik mengalami kerusakan akibat aksi tersebut. Rekaman yang dirilis Viory memperlihatkan kondisi sejumlah toko barang mewah di Paris yang rusak setelah menjadi sasaran penjarahan. Kaca-kaca etalase tampak pecah, sementara bagian luar toko dipenuhi coretan vandalisme. Sejumlah kendaraan juga hangus terbakar, sedangkan sampah dan puing-puing berserakan di jalanan. Pemandangan ini kontras dengan kondisi Paris sebelum kerusuhan, ketika jalanan kota dipadati wisatawan yang menikmati keindahan arsitektur dan bangunan bersejarahnya. Kini, sejumlah sudut kota yang biasanya ramai dan menjadi daya tarik pelancong justru menyisakan kerusakan akibat kerusuhan. Selain Paris, demonstrasi juga berlangsung di kota-kota lain, termasuk Lyon dan Marseille. Aksi tersebut dipicu berbagai persoalan, mulai dari tekanan ekonomi hingga masalah di sektor pendidikan. Masyarakat memprotes kenaikan harga bahan bakar, energi, dan kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani kehidupan, terlebih ketika upah tidak sebanding dengan kenaikan biaya sewa dan inflasi. (Tribun-Video.com) Baca Selengkapnya: https://wow.tribunnews.com/news/40860... Program: Hot Topic Editor Video: Difa Isnaeni Azizah #viory