Jukir Alkid Buka Suara soal Parkir Rp 1 Juta Food Truck: Pemilik ‘Ngeblok’ Lahan seluas 25 Meter
Tribunnews
0:00 / 0:00
Jukir Alkid Buka Suara soal Parkir Rp 1 Juta Food Truck: Pemilik ‘Ngeblok’ Lahan seluas 25 Meter
68 282 просмотра · 14 часов назад
Tribunnews
15,6 млн подписчиков
68 282 просмотра · 14 часов назад
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/view/964...
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Viral di media sosial, seorang pedagang food truck mengaku dimintai Rp1 juta per hari untuk berjualan di Alun-alun Selatan Yogyakarta.
Pengelola parkir Alkid, Supriyo Dwi Hartanto, akhirnya buka suara soal tudingan tersebut.
Ia menegaskan, nominal Rp1 juta itu bukan tarif parkir untuk satu food truck.
"Jadi sebenarnya bukan kita meminta satu food truck harganya Rp1 juta, itu tidak. Tapi mereka 'ngeblok' area. Dari timur gedung sampai pintu, panjangnya kurang lebih 25 meter dengan lebar 5 sampai 6 meter itu disterilkan," kata Supriyo, Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, area itu terpaksa disterilkan penuh selama jam operasional pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
Akibatnya, juru parkir tak bisa menerima kendaraan wisatawan lain di lokasi tersebut.
"Kalau untuk parkir umum, area seluas itu harusnya bisa muat 7 sampai 8 unit mobil, belum lagi sepeda motor," jelasnya.
Ia pun membantah tudingan soal pungutan uang makan dan listrik secara sepihak.
"Terkait konsumsi atau uang makan, dari pihak kru sendiri yang menawarkan, bukan kita yang meminta," tambah Supriyo.
Ia menyebut, uang makan Rp1 juta itu untuk 5 hari, bukan per hari.
Pengelola parkir lainnya, Lilik Budi Santoso, menyebut skema blokir area untuk event memang sudah biasa dilakukan.
Namun usai viral, pihak pedagang memutuskan membatalkan kegiatan yang semula dijadwalkan lima hari.
"Total yang sempat disetorkan awal itu Rp6 juta. Karena di-cancel pertengahan jalan, uangnya sudah kita kembalikan separuh sesuai kesepakatan," ungkap Lilik.
Pihak pengelola menduga ada miskomunikasi antara pemilik usaha dengan tim di lapangan.
Sementara itu, Jogja Police Watch mendesak polisi mengusut dugaan pungli oleh oknum di lokasi tersebut. (Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: Panji Anggoro Putro