Cara Mengatasi Overthinking: Kamu Bukanlah Pikiranmu
Clarissa Syahnaz Aulia
0:00 / 0:00
Cara Mengatasi Overthinking: Kamu Bukanlah Pikiranmu
159 просмотров · 7 дн. назад
Clarissa Syahnaz Aulia
3 подписчика
159 просмотров · 7 дн. назад
Pernah nggak, kamu sudah berusaha berhenti overthinking, tapi pikiran justru semakin ramai?
Satu percakapan bisa dipikirkan berulang kali. Satu pesan yang belum dibalas bisa berubah menjadi berbagai kemungkinan. Dari “dia belum membalas” berubah menjadi “jangan-jangan dia marah”, “aku salah bicara”, sampai berbagai skenario yang sebenarnya belum tentu terjadi.
Tapi bagaimana kalau masalahnya bukan karena kita terlalu banyak berpikir?
Dalam video ini, kita akan membahas bagaimana sebuah pikiran bisa berubah menjadi identitas: dari “aku sedang cemas” menjadi “aku memang orang yang cemas”. Kita juga akan melihat overthinking melalui analogi film dan layar, serta menghubungkannya dengan refleksi dari Al-Qur’an dalam Surah Adz-Dzariyat.
Bukan untuk membuat kita tidak pernah berpikir negatif lagi, tetapi untuk belajar menyadari bahwa kita tidak harus mempercayai setiap pikiran yang muncul.
Karena mungkin yang kita butuhkan bukan mematikan film di kepala, tetapi belajar menyadari bahwa kita sedang menontonnya.
“Aku sedang mengalami pikiranku. Aku bukan setiap pikiran yang muncul di dalam diriku.”
Kalau kamu relate dengan video ini, tulis di komentar:
“Aku sedang belajar mengamati, bukan tenggelam.”
Jangan lupa like, share, dan subscribe kalau video ini bermanfaat. 🤍