Перейти к содержимому

SERI SAHABAT NABI 150# Rafi Ibnu Malik: Saksi Pembawa Al-Qur'an ke Yatsrib & Tokoh Dua Baiat Aqabah

ben madien

0:00 / 0:00

SERI SAHABAT NABI 150# Rafi Ibnu Malik: Saksi Pembawa Al-Qur'an ke Yatsrib & Tokoh Dua Baiat Aqabah

250 просмотров · 2 нед. назад
ben madien
52 подписчика
250 просмотров · 2 нед. назад
"Wahai Rasulullah, engkau mengajak kami sementara kami sendiri memiliki kehormatan yang tidak dapat diganggu siapa pun... Namun kami telah mengakuimu sebagai pemimpin kami!" Kalimat puitis, jujur, dan menggetarkan jiwa itu diucapkan oleh seorang tetua Bani Zuraiq dari suku Khazraj: Rafi ibnu Malik radhiyallahu 'anhu. Dialah salah satu dari enam orang Yatsrib pertama yang memeluk Islam di Aqabah, sosok yang memimpin pidato bersejarah pada Baiat Aqabah Pertama, serta pelopor yang membawa dan membacakan lembaran Al-Qur'an—Surah Thaha dan Surah Yusuf—pertama kali di bumi Madinah! Bagaimana peranan besar Rafi ibnu Malik dalam membukakan pintu Madinah bagi hijrahnya Rasulullah SAW? Simak selengkapnya dalam Seri Sahabat Nabi episode ke-150! Rafi ibnu Malik adalah sahabat Nabi dari kalangan Anshar yang berasal dari suku Khazraj, keturunan Bani Zuraiq. Beliau merupakan tetua dan sosok terpandang di Bani Zuraiq. Ayahnya bernama Malik ibnu al-Ajlan. Rafi biasa dipanggil dengan julukan Abu Malik atau Abu Rifa'ah. Ketika Allah hendak memunculkan agama-Nya serta memuliakan Nabi-Nya, Rasulullah SAW menemui beberapa orang dari berbagai kabilah yang datang ke Makkah setiap musim haji. Perjuangan Nabi SAW mengajak manusia kepada Allah membuahkan hasil. Rombongan dari suku Khazraj yang berjumlah 6 orang tertarik dengan penjelasan beliau dan sepakat bertemu dengan Nabi SAW di Aqabah. Saat berhadapan, Nabi SAW bertanya: "Siapa kalian?" Mereka menjawab: "Kami dari Khazraj." "Apakah kalian sekutu kelompok Yahudi?" "Benar." "Apa tidak sebaiknya kalian duduk hingga aku dapat berbicara dengan kalian?" Mereka menjawab: "Baiklah." Nabi SAW lalu mengajak mereka ke jalan Allah, menawarkan Islam, dan membacakan ayat-ayat Al-Qur'an. Keenam orang pilihan itu adalah: 1. As'ad ibnu Zararah 2. Auf ibnu al-Harits (putra 'Afra binti Ubaid ibnu Tsa'labah) 3. Rafi ibnu Malik 4. Quthbah ibnu Amir ibnu Hadidah 5. Uqbah ibnu Amir ibnu Nabiy 6. Jabir ibnu Abdullah ibnu Riyab Mereka menyambut gembira ajaran Islam dan berkata: "Kami telah meninggalkan kaum kami, dan tak ada satu kaum pun di antara kami yang tidak bermusuhan. Semoga Allah menyatukan mereka melalui engkau. Kami akan pulang dan mengajak mereka mematuhi perintahmu!"