BELUM SEBULAN, GAJI SUDAH HILANG
Sastra Indonesia Unsoed
0:00 / 0:00
BELUM SEBULAN, GAJI SUDAH HILANG
110 просмотров · 11 дней назад
Sastra Indonesia Unsoed
119 подписчиков
110 просмотров · 11 дней назад
Kelompok 6
Anggota :
1. Andhara Najwa Ramadani (J1B024116)
2. Nazifa Fresta Yudistira Putri (J1B024120)
3. Khoerunnisa Nur Hidayah (J1B024110)
4. Felita Norine Dewi Fortuna (J1B024111)
5. Orsita Anisatul Mufidah (J1B024128)
Kajian Sinema
BELUM SEBULAN, GAJI SUDAH HILANG
Nala, seorang barista muda di Purwokerto, menjalani kehidupan sehari-hari dengan
mengandalkan gaji dari pekerjaannya. Setelah cukup lama bekerja di sebuah coffe shop, ia
berharap mendapatkan kenaikan gaji agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan lebih
baik. Namun harapannya Kembali pupus Ketika gajiyang diterimanya ternyata masih sama
seperti bulan sebelumnya.
Di tengah rutinitas bekerja, Nala menyadari bahwa memenuhi kebutuhan sehari-hari
membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mulai dri membayar kos, membeli makan, hingga
biaya transportasi, semuanya harus dipenuhi dengan penghasilan yang terbatas. Tanpa harus
membeli barang-barang mewah, uang yang baru diterimanya tetap terasa cepat habis. Meski
begitu, Nala tetap menjalani pekerjaannya seperti biasa sambil memikirkan bagaimana caranya
bertahan hingga gajian berikutnya.
Setelah melewati hari yang melelahkan, Nala Kembali ke kamarnya dengan berbagai pikiran
tentang kehidupan dan keuangannya. Ia membayangkan bagaimana rasanya jika memiliki
penghasilan yang cukup untuk menemani unutk memenuhi kebutuhan tanpa harus terus merasa
khawatir. Namun, kenyataan yang dihadapinya Kembali mengingatkan bahwa hidup tidak
selalu berjalan sesuai harapan
Melalui kisah sederhana Nala, film ini mengambarkan realitas kehidupan pekerja muda yang
harus menghadapi tuntutan hidup dengan penghasilan terbatas. Film ini mengajak penonton
melihat bahwa bekerja bukan hanya tentang meraih Impian, tetapi juga tentang bertahan hidup
dan terus melangkah meskipun keadaan belum sesuai harapan.