Перейти к содержимому

🤣 LUCU PARAH‼️ CAK BASMAN DITIPU KARTOLO NGGOWO2 BLONTANG | KAUL NGEDUKNO LEMAH - Dagelan Kartolo CS

Dagelan Jawa Archive

0:00 / 0:00

🤣 LUCU PARAH‼️ CAK BASMAN DITIPU KARTOLO NGGOWO2 BLONTANG | KAUL NGEDUKNO LEMAH - Dagelan Kartolo CS

5 751 просмотр · 1 месяц назад
Dagelan Jawa Archive
9,86 тыс. подписчиков
5 751 просмотр · 1 месяц назад
Siapkan diri untuk tertawa bersama dagelan Kartolo CS berjudul "Kaul Ngedukno Lemah" yang menghadirkan aksi kocak Cak Basman dan Cak Blontang. Kedua komedian legendaris ini kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam membawakan humor khas ludruk Jawa Timur melalui dialog yang mengalir, saling menimpali dengan celetukan lucu, serta tingkah jenaka yang mengundang gelak tawa sepanjang pertunjukan. Chemistry antara Cak Basman dan Cak Blontang menjadi daya tarik utama dalam episode ini. Setiap percakapan dipenuhi improvisasi, sindiran ringan, dan guyonan khas Kartolo CS yang tetap menghibur hingga sekarang. Tak heran jika Kaul Ngedukno Lemah menjadi salah satu dagelan yang selalu menarik untuk ditonton kembali oleh para penggemar ludruk. Bagi Anda yang rindu hiburan tradisional penuh canda, video ini adalah pilihan yang tepat. Nikmati kelucuan dagelan Kartolo CS, rasakan suasana khas ludruk Jawa Timur, dan saksikan bagaimana Cak Basman serta Cak Blontang berhasil membuat penonton tertawa dari awal hingga akhir. 💬 Adegan mana yang paling membuat Anda ngakak? Tulis di kolom komentar! 👍 Jangan lupa LIKE, SHARE, dan SUBSCRIBE agar tidak ketinggalan koleksi dagelan Kartolo CS, Jula-Juli, dan pertunjukan ludruk legendaris lainnya yang siap menghibur setiap hari. dagelan Kartolo CS, Kaul Ngedukno Lemah, Cak Basman, Cak Blontang, ludruk Jawa Timur, ludruk Kartolo CS, dagelan Jula-Juli, komedi Jawa, lawakan Jawa, dagelan lucu, Kartolo CS terbaru, hiburan tradisional Indonesia. Selayang Pandang Cak Kartolo: *Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Cak Kartolo (lahir 2 Juli 1945) adalah pelawak, ludrukis, dan pemeran Indonesia. Ia merupakan anak dari pasangan Aliman dan Payamah. Ayahnya, Aliman, merupakan buruh pabrik tenun di kawasan Juwingan, Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan ibunya, Payamah, merupakan ibu rumah tangga yang menyambi berdagang warung kelontong. Setelah lulus dari Sekolah Rakyat pada 1958, Kartolo tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena orang tuanya tidak mampu membiayai. Oleh karena itu, Kartolo pun belajar menabuh gambang dan melakukan tayuban. Tahun 1961, Kartolo tergabung ke dalam grup ludruk Margo Santoso, yang merupakan sebuah grup ludruk di desanya. Kemudian, ia juga bergabung ke dalam grup Ludruk Garuda yang bermarkas di Pandaan. Selanjutnya, Kartolo kembali berpindah ke grup ludruk lain, yakni Panca Tunggal. Pada tahun yang sama, ia hijrah ke Malang dan memilih menjadi seniman lepas yang tidak terikat pada grup ludruk mana pun. Pada tahun 1971, Kartolo bergabung ke dalam grup ludruk RRI Surabaya. Namun, pada 1974, ia keluar dari grup tersebut dan bergabung ke grup ludruk Persada Malang. Di tahun 1980, Kartolo mulai dikontrak oleh perusahaan rekaman Nirwana Record untuk merekam sebuah syair berjudul Jula Juli Guyonan, yang dilagukan ketika melakukan pementasan ludruk. Kartolo menikahi Kastini "Ning Tini" Kartolo. Mereka dikaruniai tiga orang anak yang diberi nama Agus Slamet, Gristianingsih, dan Dewi Triyanti. #DagelanKartolo #DagelanKartoloCS #KaulNgeduknoLemah #CakBasman #CakBlontang #DagelanJawa #GuyonanJawa #LudrukJawaTimur #KomediJawa #DagelanLucu #KartoloCS