"Sudah Tidak Relevan!" KRITIK KERAS SEKJEN PBB PADA DEWAN KEAMANAN DARI TANAH INDONESIA
BETERINDO - Berita Terbaru Indonesia
0:00 / 0:00
"Sudah Tidak Relevan!" KRITIK KERAS SEKJEN PBB PADA DEWAN KEAMANAN DARI TANAH INDONESIA
21 445 просмотров · 20 ч назад
BETERINDO - Berita Terbaru Indonesia
845 тыс. подписчиков
21 445 просмотров · 20 ч назад
Dunia sedang TIDAK baik-baik saja. Lanskap geopolitik bergeser, konflik berdarah meletus di berbagai kawasan, sistem finansial global mencekik negara berkembang, dan ancaman kecerdasan buatan (AI) mengintai tanpa regulasi.
Di tengah situasi dunia yang berada di ambang perpecahan, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, datang ke Indonesia dan menyampaikan teguran keras secara blak-blakan untuk tatanan global.
Berdiri di Gedung Pancasila—tempat lahirnya fondasi keadilan negara Indonesia pada tahun 1945—dalam acara Foreign Policy Circle Discussion (19 Oktober 2026), Guterres disambut oleh Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir. Di hadapan para diplomat dan tokoh kebijakan luar negeri, Guterres menelanjangi kelumpuhan institusi global saat ini, bahkan secara terbuka menyebut komposisi Dewan Keamanan PBB "Sudah tidak relevan dengan dunia hari ini!"
Mampukah sistem multilateral bertahan? Dan sejauh mana peran Global South, khususnya Indonesia, dalam memimpin arus dunia multipolar yang baru ini?
Simak secara utuh pidato bersejarah dan penuh ketegangan ini dari awal hingga akhir.
Bagaimana pendapat kalian tentang peringatan keras dari Sekjen PBB ini? Apakah PBB masih bisa menyelamatkan dunia dari konflik besar? Tulis analisis kalian di kolom komentar!
#AntonioGuterres #PBB #Prabowo #PrabowoSubianto #GedungPancasila #Geopolitik #MenluRI #ArrmanathaNasir #Multilateralisme #KrisisGlobal #GlobalSouth #KebijakanLuarNegeri #BeritaInternasional #DiplomasiIndonesia