Перейти к содержимому

Polisi Bongkar Peran Istri Sah Bagus Ungkap Lokasi Tersangka di Jombang usai Kasus Mutilasi Madiun

Tribunnews

0:00 / 0:00

Polisi Bongkar Peran Istri Sah Bagus Ungkap Lokasi Tersangka di Jombang usai Kasus Mutilasi Madiun

50 803 просмотра · 1 дн. назад
Tribunnews
15,7 млн подписчиков
50 803 просмотра · 1 дн. назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Terungkap peran penting istri sah Dwi Bagus Martono (40) dalam membantu polisi menemukan lokasi persembunyian suaminya yang menjadi tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap istri siri dan anak sambungnya di Madiun, Jawa Timur. Setelah sempat menghilang selama beberapa pekan, pelarian Bagus akhirnya terhenti di sebuah padepokan pengobatan alternatif di Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Petunjuk mengenai keberadaan Bagus diperoleh penyidik setelah memeriksa istri sah tersangka di Kecamatan Gubeng, Surabaya, pada Jumat (23/10/2026) malam. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur dalam keterangan pada Kamis (29/10), mengungkapkan pemeriksaan terhadap istri sah Bagus berlangsung selama sekitar empat jam, mulai pukul 22.00 WIB hingga 02.00 WIB. Dari keterangan yang diperoleh, polisi mendapatkan informasi penting yang mengarah pada lokasi persembunyian tersangka di Jombang. Sebelum memperoleh petunjuk tersebut, polisi sempat melakukan pencarian ke sejumlah daerah yang diduga menjadi tujuan pelarian Bagus. Penyidik mengerahkan personel ke beberapa wilayah, mulai dari Jakarta, Bali, hingga Balikpapan. Daerah-daerah tersebut menjadi perhatian karena tersangka diketahui pernah bekerja di perusahaan asing. Namun, informasi dari istri sahnya menjadi titik terang bagi penyidik untuk mengarahkan pencarian ke Jombang. Bagus akhirnya ditangkap pada Minggu (25/10) setelah polisi memastikan lokasi persembunyiannya. Penangkapan Bagus turut mengejutkan warga Dusun Cangkringan, Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Kepala Dusun Cangkringan, Ulfa Ma'rufa, mengaku tidak menyangka wilayahnya menjadi tempat persembunyian tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak asal Madiun tersebut. Menurut Ulfa, Bagus telah menempati sebuah gubuk di dusun itu selama hampir dua pekan tanpa melaporkan keberadaannya kepada pengurus lingkungan setempat. Ulfa menjelaskan, Bagus pertama kali datang ke lokasi tersebut dengan diantar seorang warga asal Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Selama sekitar 12 hari tinggal di gubuk, Bagus terbilang jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Meski begitu, aktivitasnya sehari-hari terlihat normal sehingga warga tidak menaruh kecurigaan. Ia bahkan sempat mengikuti kegiatan yasinan bersama warga pada Kamis (22/10/2026) malam. Sebelum menetap di gubuk tersebut, Bagus sempat diminta pindah oleh pemilik tempat. Namun, ia kemudian memilih bermalam di gubuk tanpa melapor kepada ketua RT maupun RW setempat. Warga dan perangkat dusun baru mengetahui identitas Bagus setelah polisi melakukan penangkapan. Dalam operasi tersebut, penyidik Polda Jawa Timur turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil, sepeda motor, serta gergaji listrik yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Kini, penyidik masih mendalami kasus pembunuhan yang menewaskan Dini Hardiyanti (30) dan anak sambung Bagus, AG (4). (Tribun-Video.com/Surya.co.id) Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Peran Istri Sah Ungkap Persembunyian Dwi Bagus di Padepokan Pengobatan Alternatif Jombang, https://surabaya.tribunnews.com/jawa-.... Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi Program: Live Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Ahmad Shalsa Malkhaponda Reporter: Luhur Pambudi #viral #medsos #regional #jatim #madiun #kriminal #pembunuhan