Перейти к содержимому

KAWASAN PANTAI TAPI ADA CURUG CANTIK, HUTAN, BENDUNGAN, & WISATA KONSERVASI ALAM | TAMAN HUTAN RAYA

Ransel Soul

0:00 / 0:00

KAWASAN PANTAI TAPI ADA CURUG CANTIK, HUTAN, BENDUNGAN, & WISATA KONSERVASI ALAM | TAMAN HUTAN RAYA

778 просмотров · 3 г. назад
Ransel Soul
358 подписчиков
778 просмотров · 3 г. назад
Taman Hutan Raya atau yang biasa disebut dengan "TAHURA" yang berlokasi di kawan Carita, Kabupaten Pandeglang, merupakan salah satu aset yang dimiliki Provinsi Banten. Sebagai kawasan konservasi alam, Tahura dimanfaatkan sebagai media pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, kawasan ini pun, juga di fungsikan sebagai kawasan wisata yang bisa dinikmati masyarakat. Sebagai salah satu tempat Pariwisata, Tahura kini telah banyak dikunjungi Wisatawan baik lokal muapun Nasional. Banyaknya pengunjung inilah, yang menjadi salah satu kekhawatiran adanya pencemaran dan eksploitasi terhadap kawasan konservasi alam tersebut yang memiliki potensi keanekaragaman hayati. Tahura yang terletak di Kabupaten Pandeglang ini termasuk dalam hutan tropis yang terletak di dataran rendah dan berdekatan dengan laut, sehingga memiliki flora dan fauna yang khas. Wilayah konservasi seluas 1.596 hektar ini rencananya akan dikembangkan hingga Pegunungan Akar Sari, namun rencana tersebut masih panjang karena harus mengurus penataan terlebih dahulu. Masyarakat juga dihimbau agar jangan menebang pohon di Tahura, karena itu akan berdampak pada kepadatan tanah, kualitas air dan udara segar. Perjalanan menuju Tahura dapat ditempuh dengan dua jalur, pertama jalur Cilegon-Anyer dapat ditempuh sekitar 3 jam dari Serang, kedua melalui jalur Pandeglang-Carita yang dapat ditempuh sekitar 4 jam dari Serang. Masuk gerbang Tahura ada petugas yang mendata berapa orang rombongan yang akan masuk kawasan Tahura, di sini tidak ada retribusi khusus hanya melaporkan saja. Jika kita menggunakan mobil pribadi bisa masuk sampai batas tracking, jika menggunakan bus tracking akan dimulai dari mulai gerbang Tahura. Nah, untuk mempermudah adalah menggunakan kendaraan roda dua, baik sepeda atau motor, karena kita hanya akan tracking kurang lebih 1 jam menuju Curug Putri. Sepanjang perjalanan dari gerbang Tahura hingga Curug Putri, kita akan disuguhi dengan pemandangan hutan yang indah nan sejuk, banyak suara-suara binatang yang jarang terdengar jika kita berada di kota. Jalanan menuju lokasi kurang lebih 250 meter sudah di paving blok selebihnya kita akan melewati jalanan bebatuan tajam dan licin, jadi sebaiknya teman-teman menggunakan motor trail, atau memilih jalan kaki dari lokasi parkir mobil. Dari situ akan dimulai tracking menuju Curug Putri, untuk biaya parkir motor dikenakan sebesar Rp15 ribu per motor (Harga mungkin saja berubah). Perjalanan menuju Curug Putri dari tempat parkir cukup mudah dan dekat, jika kita biasa hiking perjalanan bisa di tempuh sekitar 40 menit, namun untuk pemula bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam. Sahabat Ransel, sepanjang perjalanan kita harus lebih berhati-hati, karna sebelah kiri sepanjang perjalanan adalah jurang ya..., walau pun ada beberapa jalan yang sudah dipasang pagar pembatas. Nah, setelah berjalan 40 menit, akan melewati Curug Gendang, di sana banyak pengujung yang berfoto atau sengaja main air. Tidak jauh dari Curug Gendang, perjalanan kurang lebih 100 meter sampailah kita di Curug Putri. Untuk menuju Curug Putri Tahura, sebaiknya membawa baju ganti, ya! Karena, kita akan menyusuri sungai, sudah tentu baju kita akan basah kuyup, tapi tenang di sana ada penitipan barang dengan biaya Rp15 ribu per orang sudah termasuk jasa guide, ya! (Harga bisa saja berubah) Di sekitar tempat penitipan barang juga banyak warung-warung dan kamar ganti. Meski ditutup untuk masyakarat umum, Namun berdasarkan aturan yang telah dibuat oleh Balai Kawasan Tahura, kawasan konservasi itu tetap bisa digunakan untuk keperluan penelitian dan pendidikan. Dengan kata lain, masyarakat yang akan melakukan penelitian masih bisa memasuki kawasan Taman Hutan raya, tentu dengan meminta izin terlebih dahulu kepada pengelola. Seperti diketahui, sejak diresmikan oleh pemprov Banten pada 4 Mei tahun 2012, Kawasan Tahura kini memiliki luas 1.595 hektare dengan 4 desa yang ada di kecamatan carita, Kabupaten Pandeglang. Dengan keaneka ragaman hayati yang dimiliki, keindahan alam dengan hamparan hutan yang luas, binatang-binatang langka dan keberadaan air terjun curug Putri dan curug Gendang, merupakian potensi yang bisa menjadi aset peningkatan pemasukan asli Daerah. Diluar itu, ada juga kawasan wisata Bendungan sukarame yang cukup rekomended nih buat dikunjungi, untuk bisa menikmati kawasan wisata ini, Sahabat Ransel tidak dipungut biaya sepeserpun! Jangann lupa bawa baju ganti ya Ransellers! Perlu berhati-hati juga karena pemandian di Bendungan ini memiliki kedalaman kira-kira lebih dari 2 M. So, be careful yaa Ransel Mania!! Itu saja dari kami, terimakasih sudah mengklik dan menonton video ini. Nantikan kami di video berikutnya ya Ransel Mania! See u again Wassalamu'alaikum SALAM RANSEL!!! Source: #https://dispar.bantenprov.go.id/Desti... #InstagramOsisAlber