Hera Aprilia : Melestarikan Artefak Dayak ke Dalam Seni Batik
Moneng Batik
0:00 / 0:00
Hera Aprilia : Melestarikan Artefak Dayak ke Dalam Seni Batik
1 694 просмотра · 12 дн. назад
Moneng Batik
142 подписчика
1 694 просмотра · 12 дн. назад
Masyarakat Dayak Kalimantan dikenal memiliki budaya yang sangat kental dengan alam sekitar. Kebiasaan, adat istiadat tercatat dalam sebuah benda yang mereka gunakan sehari hari. Peninggalan tersebut dapat kita temukan dalam artefak kehidupan yang ditinggalkan masyarakat Dayak. Bagi masyarakat Dayak di Kalimantan, artefak bukan cuma benda tua. Setiap artefak adalah "buku catatan" yang biasa mereka tuangkan dalam alat-alat yang biasa mereka pakai sehari-hari.
Biasanya artefak Dayak tersebut dapat ditemukan dalam senjata dan perlengkapan Perang seperti Mandau, Talawang atau perisai, sumpit atau dumpitan yang merupakan senjata berburu masyarat Dayak. Selain itu juga banyak kita temukan di Sandung, Tempayan, Gendang, topeng Dayak yang biasa disebut Topeng Hudoq. Artefak-artefak sejarah itu biasa dituangkan dalam benda-benda tersebut dengan menggunakan cara mengukir.
Dalam perkembangannya batik memiliki nilai ekonomi dan seni kreatif yang mampu menghidupi para pengrajin UMKM. Dari kesadaran itulah, wanita asli Dayak bernama Hera Aprilia Kiting berobsesi menjadikan nilai-nilai seni masyarakat Dayak menjadi sebuah karya seni membatik dengan brand “Moneng Batik”, dengan motif-motif yang diambil dari tradisi dan budaya yang hidup di masyarakat Dayak.
Instagram: moneng_batik
instagram.com/moneng_batik?igsh=MW1kbm1ueDNhbzZybA==
TikTok: moneng_batik
tiktok.com/@moneng_batik?is_from_webapp=1&sender_device=pc
Facebook: Moneng Batik
facebook.com/moneng.batik.7
Shopee: Moneng_Batik
id.shp.ee/uMMvAQjM
WhatsApp: 082322404004
Videografer & Editor : Asa Meilani
Pembuat skrip : Charisma
Pencipta instrument musik : Moneng Batik
Komposer Instrument musik : Feldy