Перейти к содержимому

Pertemuan 10: Kenapa Barang Terbatas Lebih Berharga? 🤔 | Scarcity, FOMO & Urgency | Marketing Nilai

SALSABIZ

0:00 / 0:00

Pertemuan 10: Kenapa Barang Terbatas Lebih Berharga? 🤔 | Scarcity, FOMO & Urgency | Marketing Nilai

34 просмотра · 5 дней назад
SALSABIZ
52 подписчика
34 просмотра · 5 дней назад
Kenapa tulisan “tinggal 3 lagi”, “limited edition”, atau “promo berakhir 10 menit lagi” bisa membuat kita tiba-tiba merasa harus membeli? Padahal… sebelumnya kita mungkin biasa saja. 😅 Di Pertemuan 10 Marketing & Nilai Konsumen, kita membahas scarcity effect — bagaimana keterbatasan jumlah, waktu, atau akses dapat mengubah persepsi konsumen terhadap sebuah produk. Kita akan membedah: apa itu scarcity; perbedaan limited quantity dan limited time; kenapa sesuatu yang sulit didapat bisa terasa lebih bernilai; hubungan scarcity dengan urgency, FOMO, exclusivity, dan perceived value; kenapa scarcity tidak selalu berhasil; kapan scarcity justru bisa membuat konsumen marah atau pindah ke kompetitor; bagaimana membedakan scarcity yang nyata dengan scarcity yang manipulatif; serta contoh dari ekosistem e-commerce Indonesia 2026. Karena dalam marketing, “barang terbatas” bukan otomatis berarti “barang lebih bernilai.” Yang menarik justru adalah: Bagaimana persepsi keterbatasan mengubah cara konsumen menilai value sebuah produk? Kita pahami dulu mekanismenya, baru menilai strateginya. Pahami dulu, baru menilai. 🤖 CATATAN PRODUKSI Video ini dibuat dengan bantuan teknologi AI dalam proses riset, penyusunan visual, dan produksi video. Materi disusun berdasarkan sumber yang dicantumkan dan ditujukan sebagai konten edukasi, bukan sebagai nasihat atau rekomendasi keuangan. #SALSABIZ #Marketing #MarketingIndonesia #Marketing101 #ConsumerBehavior #ConsumerPsychology #ScarcityMarketing #ScarcityEffect #FOMO #CustomerValue #PerceivedValue #ConsumerBehaviorIndonesia #DigitalMarketing #BelajarMarketing #Bisnis #BusinessEducation