Jukung PERTIWI: Integrasi Kearifan Lokal dan STEM melalui Project Based Learning
Ni Komang Sophize Yustitie
0:00 / 0:00
Jukung PERTIWI: Integrasi Kearifan Lokal dan STEM melalui Project Based Learning
113 просмотров · 8 дней назад
Ni Komang Sophize Yustitie
75 подписчиков
113 просмотров · 8 дней назад
Setiap hari, jukung nelayan Pantai Ketewel melaut dengan mesin berbahan bakar minyak. Biayanya mahal, BBM sering langka, dan laut yang kami sucikan terancam tercemar.
Lalu murid-murid kami bertanya: "Bisakah jukung bergerak hanya dengan cahaya matahari?"
Dari pertanyaan itu lahirlah Jukung PERTIWI. Murid kelas IX SMP Negeri 4 Sukawati tidak lagi sekadar menghafal rumus gaya Lorentz. Mereka merancang, merakit, dan menguji jukung dari stik es krim yang digerakkan motor DC bertenaga panel surya, tanpa bensin dan tanpa baterai.
Ada yang gagal, lalu menganalisis datanya sendiri. Ada yang memperbaiki desain berkali-kali. Hingga akhirnya terdengar sorakan ketika baling-baling berputar untuk pertama kali di bawah sinar matahari.
PERTIWI adalah Pemanfaatan Energi Ramah Lingkungan melalui Teknologi Inovatif untuk Wahana Indonesia. Namanya juga bermakna Ibu Pertiwi, selaras dengan Tri Hita Karana dan Segara Kerthi untuk menjaga kesucian laut Bali.
Stik es krim, motor kecil, dan sekeping panel surya ternyata cukup untuk menjembatani rumus di buku teks dengan laut yang menghidupi desa kami.
Semoga menginspirasi Bapak/Ibu Guru untuk menemukan "jukung" di lingkungan masing-masing!
Dari mana energinya? Matahari!
Untuk apa karyanya? Pertiwi!
Jukung PERTIWI: berinovasi, berenergi, lestari!
Ni Komang Sophize Yustitie, S.Pd., M.Pd.
SMP Negeri 4 Sukawati, Gianyar, Bali
#JukungPertiwi #STEM #ProjectBasedLearning #PembelajaranMendalam #PraktikBaik #EnergiSurya #KearifanLokalBali