Перейти к содержимому

Iran Siapkan Rudal 15.000 Km, Trump Sebut Bisa Hantam Langsung Wilayah AS Los Angeles dan San Diego

Bangka Pos Official

0:00 / 0:00

Iran Siapkan Rudal 15.000 Km, Trump Sebut Bisa Hantam Langsung Wilayah AS Los Angeles dan San Diego

400 просмотров · 3 ч назад
Bangka Pos Official
793 тыс. подписчиков
400 просмотров · 3 ч назад
BANGKAPOS.COM - Iran diklaim menyiapkan rudal berjangkauan hingga 15.000 kilometer. Jangkauan itu disebut bisa membawa ancaman langsung hingga daratan Amerika Serikat. Mengutip Iran International pada Kamis (8/10), klaim itu disampaikan ulama senior Iran Abdolnabi Mousavifard. Mousavifard mengatakan Teheran sedang mempersiapkan rudal jarak jauh yang dapat menjangkau wilayah AS. “Kami sedang mempersiapkan diri agar rakyat Amerika juga dapat melihat bagaimana rasanya dihantam rudal dan memahami apa artinya terendam darah dan kehancuran,” kata Abdolnabi Mousavifard, pemimpin salat Jumat di kota Ahvaz, barat daya Pakistan. Ia bahkan menyebut rakyat AS perlu merasakan langsung dampak kehancuran akibat perang. Klaim tersebut muncul ketika Iran terus menonjolkan penguatan kemampuan rudalnya setelah konflik dengan AS dan Israel. Namun, belum ada bukti independen bahwa Iran telah memiliki rudal operasional dengan jangkauan 15.000 kilometer. Dengan jangkauan tersebut, rudal Iran secara teoritis bisa menjangkau target jauh di luar Timur Tengah. Ancaman itu kemudian kembali dikaitkan dengan wilayah Amerika Serikat. Dalam pidatonya, Presiden Donald Trump menyebut Los Angeles dan San Diego saat membahas risiko Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan itu disampaikan Trump dalam kampanye di Grand Island, Nebraska pada Senin (5/10). Trump mengatakan kerugian ekonomi akibat perang merupakan harga kecil demi menjaga keamanan AS. Ia kemudian menyebut Iran bisa menghancurkan sebuah kota, termasuk Los Angeles dan San Diego. Ucapan tersebut langsung memicu kecaman dari sejumlah politisi dan pejabat California. Gubernur Gavin Newsom menilai pernyataan Trump berbahaya dan meminta pertanggungjawaban politik. Gedung Putih kemudian membantah bahwa Trump sedang mengundang Iran menyerang kota-kota tersebut. Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung mengatakan Trump sedang menjelaskan ancaman jika Iran memperoleh senjata nuklir. Menurut Gedung Putih, perang justru bertujuan mencegah Teheran memiliki kemampuan menyerang kota-kota AS. Dua pernyataan itu membuat ancaman rudal Iran kembali dikaitkan dengan kekhawatiran Washington terhadap wilayah domestiknya. Meski begitu, kemampuan rudal 15.000 kilometer masih sebatas klaim Iran dan belum terbukti secara independen. Subscribe now for more Bangka Pos videos: https://www.youtube.com/bangkaposoffi... Like Bangka Pos on Facebook:   / bangkapos   Do You Have Instagram, follow us:   / bangkapos_   Editor : Agus Suhermanto