Перейти к содержимому

Iran Jadikan Bom Nuklir 'Perisai Nyawa' Pemimpin? Gertakan Garis Keras: Belajar dari Negara Tetangga

Tribun Video

0:00 / 0:00

Iran Jadikan Bom Nuklir 'Perisai Nyawa' Pemimpin? Gertakan Garis Keras: Belajar dari Negara Tetangga

10 433 просмотра · 22 ч назад
Tribun Video
749 тыс. подписчиков
10 433 просмотра · 22 ч назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Wacana baru yang cukup menyengat mendadak muncul dari media garis keras berbasis di Iran. Surat kabar Kayhan secara terbuka menilai bahwa bom nuklir dapat menjadi perisai nyawa yang efektif bagi keselamatan sang pemimpin. Mengutip Iran International pada (28/10), media yang dikenal berpengaruh itu menyebutkan bahwa Iran tidak akan kehilangan pemimpinnya jika saja sudah menguasai senjata strategis tersebut. Atas dasar pertimbangan keselamatan itu, Kayhan mendesak agar pemerintah segera merombak dan mempertimbangkan kembali doktrin nuklirnya. Langkah berani ini diambil karena pergeseran kebijakan dianggap sebagai satu-satunya cara paling ampuh untuk memperkuat daya gentar negara. Dalam analisis yang dipublikasikan pada hari Selasa, mereka mengimbau pemerintah untuk belajar dari pengalaman negara tetangga. Kemampuan militer India dan Pakistan dijadikan contoh nyata bagaimana kepemilikan aset destruktif mampu membendung ancaman lawan secara signifikan. Selain dua negara tetangga tersebut, persenjataan nuklir milik Korea Utara juga disorot sebagai modal penting dalam mencegah agresi. Kayhan meyakini bahwa negara-negara tersebut berhasil melindungi kedaulatan serta jajaran pemimpinnya berkat adanya perisai nyawa berupa nuklir. Gertakan garis keras ini secara tidak langsung mendorong Iran untuk keluar dari batasan diplomasi yang selama ini diterapkan. Publikasi artikel ini lantas memicu spekulasi besar terkait arah baru kebijakan keamanan nasional yang akan diambil oleh pihak otoritas. Gagasan mengenai perisai nyawa tersebut kini menjadi topik pembicaraan hangat di tengah eskalasi geopolitik yang kian dinamis. Perubahan pandangan dari media kawakan ini memperlihatkan betapa tingginya urgensi perlindungan pimpinan tertinggi di mata kelompok tertentu. Kini publik menanti apakah desakan dari media garis keras ini benar-benar akan direspons dengan perombakan doktrin nuklir oleh pemerintah. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Iran International dengan judul Iran hard-line paper says nuclear weapons could have prevented leader’s killing, https://www.iranintl.com/en/202610277931. Program: Tribun Video Update Editor Video: Aura Dewi Arafuru Host: Yessy Arisanti Wienata Uploader: