Suasana Pelabuhan Belawan Zaman Belanda Tahun 1938 | Pelabuhan Terbesar di Hindia Belanda
Teluk Bone
0:00 / 0:00
Suasana Pelabuhan Belawan Zaman Belanda Tahun 1938 | Pelabuhan Terbesar di Hindia Belanda
7 436 просмотров · 1 год назад
Teluk Bone
142 тыс. подписчиков
7 436 просмотров · 1 год назад
Suasana Pelabuhan Belawan Zaman Belanda Tahun 1938 | Pelabuhan Terbesar di Hindia Belanda
Mari menelusuri jejak sejarah Pelabuhan Belawan pada tahun 1938, ketika pelabuhan ini berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan dan pelayaran terpenting di Hindia Belanda.
Awal mula Pelabuhan Belawan tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Labuhan Deli, pusat pemerintahan Kesultanan Deli yang terletak di tepi Sungai Deli. Dahulu, Labuhan Deli menjadi pelabuhan utama di Sumatra Timur. Namun, pendangkalan Sungai Deli membuat kapal-kapal besar semakin sulit berlayar menuju pelabuhan, sehingga pada tahun 1915 aktivitas pelabuhan dipindahkan ke Belawan di tepi Sungai Belawan.
Pemerintah kolonial Belanda kemudian membangun dermaga modern dengan panjang sekitar 602 meter yang mampu melayani kapal kargo maupun kapal penumpang. Berkat perkembangan perdagangan ekspor-impor, khususnya hasil perkebunan Sumatra Timur, Pelabuhan Belawan tumbuh pesat dan pada tahun 1938 menjadi pelabuhan terbesar di Hindia Belanda.
Video ini menampilkan suasana Pelabuhan Belawan pada masa kolonial, aktivitas bongkar muat, lalu lintas kapal, serta gambaran pentingnya Belawan sebagai gerbang ekonomi Sumatra pada masa itu.
Jangan lupa dukung channel ini dengan Like, Comment, Share, dan Subscribe agar semakin banyak kisah sejarah Indonesia yang dapat kita lestarikan bersama.
#PelabuhanBelawan #Belawan1938 #SejarahIndonesia #HindiaBelanda #KesultananDeli #LabuhanDeli