KEMBALI KEPADA DIA — Qalbu Nasyid | Lagu Patah Hati Religi
Qalbu Nasyid
0:00 / 0:00
KEMBALI KEPADA DIA — Qalbu Nasyid | Lagu Patah Hati Religi
45 просмотров · 5 дн. назад
Qalbu Nasyid
11 подписчиков
45 просмотров · 5 дн. назад
Kau kembali kepada dia... dan aku kembali kepada Allah.
Pernahkah kita memperjuangkan seseorang dengan seluruh kemampuan yang kita punya, menjaga hatinya, menemani saat dia jatuh, dan membangun mimpi bersamanya...
Namun pada akhirnya, dia memilih kembali kepada cinta lamanya.
Lagu “Kembali Kepada Dia” adalah kisah tentang seorang lelaki yang harus menerima kenyataan pahit: seluruh perjuangannya ternyata tidak cukup untuk membuat seseorang bertahan.
Bukan kerana dia kurang mencintai.
Bukan kerana dia tidak berjuang.
Tetapi kerana hati manusia bukan milik manusia.
Ada kalanya Allah mempertemukan kita dengan seseorang bukan untuk selamanya, tetapi untuk mengajarkan arti cinta, pengorbanan, kehilangan, keikhlasan, dan kembali kepada-Nya.
“Kau kembali kepada dia...
dan aku kembali kepada Allah.”
Jika saat ini kamu sedang patah hati karena seseorang yang kamu perjuangkan memilih orang lain, semoga lagu ini menjadi teman dalam kesendirianmu.
Menangislah jika perlu...
Tetapi jangan kehilangan Allah hanya kerana kehilangan seseorang.
Mungkin kepergian seseorang bukanlah akhir dari hidupmu.
Mungkin itu adalah cara Allah memintamu untuk kembali kepada-Nya.
🎧 Dengarkan sampai akhir dan hayati setiap liriknya.
Jika lagu ini menyentuh hatimu, bantu Qalbu Nasyid dengan:
❤️ Like
💬 Tulis pengalaman atau perasaanmu di kolom komentar
🔔 Subscribe untuk nasyid religi dan lagu-lagu penuh makna lainnya
📤 Bagikan kepada seseorang yang mungkin sedang membutuhkan lagu ini.
Semoga setiap luka menemukan kesembuhan, setiap kehilangan menemukan hikmah, dan setiap hati yang patah menemukan jalan untuk kembali kepada Allah.
Qalbu Nasyid
Syair • Irama • Hati
==========================================
LIRIK :
[INTRO]
Dulu kau genggam tanganku...
dan berkata takkan pergi...
Kau bilang aku rumahmu,
tempat hatimu akan kembali...
[VERSE 1]
Aku pernah menukar lelah dengan senyummu,
menukar malam dengan harapan tentangmu,
setiap langkah yang kutempuh demi bahagiamu,
kuanggap sebagai jalan menuju masa depan kita.
Saat kau jatuh, aku menjadi tempat bersandar,
saat kau menangis, kupeluk semua gentarmu,
aku tak pernah menghitung apa yang kuberikan,
sebab mencintaimu bagiku adalah pengorbanan.
[PRE-CHORUS]
Namun aku tak pernah tahu...
Di sudut hatimu
masih ada nama yang belum benar-benar pergi.
Dan tanpa kusadari...
Aku hanya sedang menjaga
hati yang masih menunggu seseorang kembali.
[CHORUS]
Kau kembali kepada dia...
setelah aku berjuang untukmu,
setelah seluruh hidupku
kuserahkan untuk menjagamu.
Kau kembali kepada cintamu yang lama,
dan meninggalkan aku bersama luka,
ternyata aku bukan akhir ceritamu...
aku hanya persinggahan sebelum kau kembali kepadanya.
Sungguh... hancur seluruh harapanku,
ketika kau memilih masa lalumu.
Aku yang mati-matian memperjuangkanmu,
ternyata kalah oleh seseorang
yang tak pernah berhenti di hatimu.
[VERSE 2]
Masih ingatkah kau malam-malam panjang itu?
Saat aku menenangkan tangismu,
saat dunia seakan tak berpihak kepadamu,
aku tetap tinggal meski diriku sendiri terluka.
Aku belajar memahami diamammu,
aku belajar membaca setiap takutmu,
aku bahkan belajar menjadi lelaki
yang menurutmu pantas mendampingimu.
Namun ternyata...
Seberapa jauh pun aku berjalan bersamamu,
hatimu tetap menghadap ke belakang.
[PRE-CHORUS 2]
Aku bukan marah kerana kau mencintainya...
Aku hanya terluka
kerana sejak awal kau tak pernah benar-benar melepaskannya.
Mengapa kau biarkan aku berharap,
jika hatimu masih menyimpan namanya?
[CHORUS 2]
Kau kembali kepada dia...
setelah aku berjuang untukmu,
setelah setiap air mata
jatuh diam-diam demi menjagamu.
Kau kembali kepada cintamu yang lama,
sedangkan aku mengira kaulah akhirnya,
ternyata cinta yang kubangun sepenuh jiwa
runtuh oleh bayang masa lalu yang masih kau cinta.
Aku kalah... bukan kerana kurang mencintai,
aku kalah kerana hatimu bukan milikku.
Dan sebesar apa pun pengorbananku,
aku tak mampu memaksa seseorang
untuk mencintaiku.
[INTERLUDE]
Oh... Tuhan...
Mengapa seseorang bisa
menjadi seluruh hidup kita...
namun bagi dirinya,
kita hanya menjadi
sebuah cerita yang mudah dilupakan?
[BRIDGE]
Jika benar dia adalah pilihan hatimu...
Pergilah...
Aku takkan mengejarmu lagi.
Bukan kerana cintaku telah mati,
tetapi kerana aku mulai mengerti
bahwa cinta juga mengenal arti merelakan.
[FINAL CHORUS — CLIMAX]
Kau kembali kepada dia...
dan aku kembali kepada Allah.
Kau memilih masa lalumu,
aku memilih menyembuhkan hatiku.
Biarlah semua perjuanganku
menjadi saksi bahwa aku pernah mencintaimu
dengan segenap yang aku mampu.
[OUTRO ]
Hanya satu yang kupinta kepada Tuhan...
Jika aku tak ditakdirkan untukmu,
jangan biarkan hatiku
terus menunggu sesuatu
yang bukan milikku.
Pergilah...
=================================
#KembaliKepadaDia
#SlowRockReligi
#LaguReligi
#LaguPatahHati
#PatahHati
#NasyidReligi
#NasyidIndonesia
#QalbuNasyid
#LaguSedih
#LaguMenyentuhHati
#Pengkhianatan
#CintaDanTakdir
#KembaliKepadaAllah
#LaguIslam
#SlowRockIndonesia