Перейти к содержимому

Pesan Tegas Prabowo di HUT TNI ke-81 Soal Peran Prajurit: Harus Hadir Ketika Rakyat Membutuhkan

Tribun Bengkulu

0:00 / 0:00

Pesan Tegas Prabowo di HUT TNI ke-81 Soal Peran Prajurit: Harus Hadir Ketika Rakyat Membutuhkan

407 просмотров · 2 дн. назад
Tribun Bengkulu
664 тыс. подписчиков
407 просмотров · 2 дн. назад
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Jakarta, Senin (5/10/2026). Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa TNI sejak awal berdiri tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Menurutnya, TNI merupakan tentara rakyat, tentara nasional, sekaligus tentara pejuang. Prabowo mengatakan, tema HUT ke-81 TNI, “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, memiliki makna penting bagi seluruh prajurit. “TNI lahir dari rakyat. TNI berjuang bersama rakyat. TNI adalah tentara pejuang kemerdekaan,” ujar Prabowo. Ia menegaskan bahwa seluruh kekuatan TNI harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Karena itu, prajurit diminta untuk tidak menjauh dari masyarakat dan selalu berada di tengah-tengah rakyat. “Jiwamu, ragamu sudah bukan milikmu lagi, sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia,” kata Prabowo. Prabowo juga menekankan agar prajurit TNI selalu mendengarkan kesulitan masyarakat dan hadir ketika rakyat membutuhkan. Menurutnya, hal tersebut telah ditunjukkan prajurit TNI dalam berbagai kondisi bencana, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, hingga kebakaran hutan. “Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana. Ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan, Saudara-saudara datang tanpa diperintah,” ujarnya. Ia menyebut setiap komandan dan panglima tidak harus menunggu perintah dari atas ketika menghadapi kesulitan rakyat. Menurut Prabowo, kesulitan rakyat merupakan tanggung jawab TNI. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada prajurit yang membantu masyarakat dalam situasi sulit, termasuk saat jalan terputus dan kondisi masih berbahaya. Prajurit TNI, kata dia, turut membantu proses evakuasi, membuka akses jalan, mendirikan jembatan, serta membawa makanan dan obat-obatan ke wilayah yang terpencil maupun terputus. “Terus menjadi tentara rakyat! Tentara yang kuat adalah tentara yang dekat dengan rakyat,” tegas Prabowo. Prabowo kemudian menekankan bahwa kekuatan sebuah tentara tidak hanya ditentukan oleh senjata, peralatan, maupun anggaran. Menurutnya, semangat dan jiwa rela berkorban juga menjadi bagian penting dari kekuatan suatu bangsa. “Yang paling penting adalah semangat, jiwa rela berkorban. Tentara yang punya jiwa rela berkorban, bangsa yang rela berkorban, rakyat yang tangguh, rakyat yang berani, itulah kekuatan suatu bangsa,” kata Prabowo. Menutup pesannya, Prabowo kembali menegaskan bahwa Indonesia mencintai perdamaian dan tidak ingin mengganggu negara lain. “Kita cinta damai. Kita tidak mau mengganggu siapa pun. Kita hormati semua bangsa, semua negara, semua kekuatan,” ujar Prabowo. Baca Berita Lengkap : https://bengkulu.tribunnews.com/ Editor Video: Muhammad Maulana Ahmad Al H Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita di ------- http://bengkulu.tribunnews.com/ Follow Instagram ---------   / tribun_bengkulu   Like fanspage ---------   / tribunbengkulu