Bagaimana Manusia Bisa Hidup di Sini? 20 Kota Neraka yang Masih Dihuni Sampai Hari Ini
Jaya Edutainment 2
0:00 / 0:00
Bagaimana Manusia Bisa Hidup di Sini? 20 Kota Neraka yang Masih Dihuni Sampai Hari Ini
516 902 просмотра · 4 недели назад
Jaya Edutainment 2
350 тыс. подписчиков
516 902 просмотра · 4 недели назад
Ada kota-kota di dunia yang ketika pertama kali kamu melihat fotonya, reaksi pertama bukan kagum tapi satu pertanyaan: bagaimana manusia bisa hidup di sini?
Di video ini kita masuk ke 20 kondisi perkotaan paling ekstrem yang masih dihuni hari ini. Ada bukit di Haiti yang seluruhnya tertutup 80.000 rumah tanpa air bersih dan tanpa sistem pembuangan yang layak. Ada sungai di Nigeria yang setiap tahun diisi oleh 50.000 nelayan sekaligus di lebar 50 meter. Ada gedung tunggal di China yang dihuni 30.000 orang lengkap dengan toko, restoran, dan supermarket di dalamnya sehingga penghuninya tidak perlu keluar berminggu-minggu. Ada kuburan ban di Kuwait seluas padang gurun dengan 7 juta ban yang tidak akan terurai selama ribuan tahun.
Dan satu dari 20 tempat ini ada di negara kita sendiri.
Tonton sampai habis karena nomor 9 adalah kota yang warganya sendiri sudah lama tahu masalahnya tapi belum ada yang benar-benar bisa menyelesaikannya.
---
Daftar lokasi di video ini:
(00:00) Intro
(00:XX) Jalousie, Haiti
(00:XX) Festival Memancing Argungu, Nigeria
(00:XX) Sapi Liar di India
(00:XX) Desa di Atas Atap, Iran
(00:XX) 30.000 Orang dalam Satu Gedung, Zhuhai
(00:XX) Villa 31, Buenos Aires
(00:XX) SPBU di Atas Atap, Chongqing
(00:XX) Pantai Paling Padat, Rio de Janeiro
(00:XX) Jakarta, Indonesia
(00:XX) Jalan Tol Terlebar di Dunia, Mesir
(00:XX) Urban Hell Fotogenik, Vladivostok
(00:XX) Menara Eiffel Palsu, Honduras
(00:XX) Bangunan di Tengah Pantai, Brasil
(00:XX) Kuburan Ban Terbesar, Kuwait
(00:XX) Lingkungan Copy-Paste, Kamboja
(00:XX) Sunshine City, China
(00:XX) Labirin Pagar, Inggris
(00:XX) Jembatan Layang Qianchun, China
(00:XX) McDonald's Apokaliptik, China
(00:XX) Hotel Lubang, Korea Selatan
---
Jangan lupa like, subscribe, dan aktifkan notifikasi untuk video dokumenter geografi berikutnya dari Jaya Edutainment 2.