Перейти к содержимому

Praktik Fasilitasi Pelatihan dan Per Teaching Pembelajaran STEM Calon Fasilitator (SMKN 1 Sukorejo)

M. Lukman Hadi

0:00 / 0:00

Praktik Fasilitasi Pelatihan dan Per Teaching Pembelajaran STEM Calon Fasilitator (SMKN 1 Sukorejo)

42 просмотра · 9 дней назад
M. Lukman Hadi
604 подписчика
42 просмотра · 9 дней назад
Penyelenggara Kegiatan: Kemendikdasmen Melalui BBGTK Provinsi Jawa Timur Peer teaching (pengajaran oleh teman sejawat) adalah metode pelatihan di mana peserta bergantian menjadi pengajar bagi sesama peserta untuk melatih keterampilan fasilitasi, komunikasi, dan penguasaan materi. Praktik fasilitasi pelatihan dan peer teaching pembelajaran STEM dengan pendekatan 5M (Murah, Mudah, Menggembirakan, Mindful, dan Meaningful) dirancang untuk membekali pendidik agar mampu mengintegrasikan sains, teknologi, enjinering, dan matematika secara kontekstual dan aplikatif. Konsep Dasar STEM 5M 1. Murah: Memanfaatkan bahan-bahan sederhana atau barang bekas di sekitar lingkungan tanpa biaya mahal. 2. Mudah: Langkah dan alat yang digunakan gampang dipraktikkan oleh guru maupun peserta didik. 3. Menggembirakan: Suasana belajar dirancang interaktif, kreatif, dan tidak menakutkan. 4. Mindful: Proses pembelajaran melatih kesadaran penuh, fokus, dan berpikir kritis. 5. Meaningful: Memberikan makna dan relevansi langsung dengan pemecahan masalah di dunia nyata. Alur Pelaksanaan Praktik 1. Persiapan (Preparation): Fasilitator utama menjelaskan panduan, tujuan, dan instrumen penilaian. Peserta menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau modul singkat. 2. Simulasi/Praktik (Peer Teaching): Peserta yang ditunjuk berperan sebagai pengajar, sementara peserta lainnya bertindak sebagai siswa atau audiens. 3. Observasi (Observation): Peserta lain dan fasilitator mengamati proses mengajar menggunakan lembar pengamatan atau instrumen penilaian. 4. Refleksi dan Umpan Balik (Feedback): Sesi evaluasi bersama untuk membahas kelebihan, kekurangan, serta hal yang perlu diperbaiki dari aspek komunikasi, metode, dan pengelolaan kelas. Tahapan Praktik Fasilitasi Pelatihan 1. Penguatan Konsep dan Bedah Materi: a. Fasilitator memaparkan esensi pendekatan STEM dan filosofi 5M kepada para pendidik. b. Diskusi interaktif terkait integrasi lintas disiplin ilmu (Sains, Teknologi, Enjinering, Matematika). 2. Eksplorasi Ruang Karya STEM: a. Peserta dilatih merancang proyek berbasis pemecahan masalah nyata menggunakan perangkat atau bahan lokal yang mudah didapat. 3. Penyusunan Perangkat Pembelajaran: a. Peserta menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau modul ajar STEM 5M, lengkap dengan rubrik asesmen dan refleksi. Pelaksanaan Peer Teaching (Pengajaran Sejawat) 1. Simulasi Pembelajaran: a. Peserta pelatihan secara bergantian berperan sebagai guru dan sebagian lainnya sebagai siswa di dalam kelompok kecil. b. Guru yang bertugas mempraktikkan skenario pembelajaran STEM 5M yang telah dirancang. 2. Interaksi dan Kolaborasi: a. Terjadi komunikasi aktif, tanya jawab, serta kerja sama antarpeserta selayaknya aktivitas di dalam kelas nyata. 3. Refleksi dan Umpan Balik (Asesmen): a. Setelah simulasi, peserta lain dan fasilitator memberikan evaluasi, masukan konstruktif, serta catatan perbaikan terkait aspek fasilitasi dan kesesuaian materi.