Перейти к содержимому

Iran Bahas Kesiapsiagaan Darurat Nuklir, Militer Kerahkan Lebih dari 50 Unit di Perbatasan

Pos Belitung

0:00 / 0:00

Iran Bahas Kesiapsiagaan Darurat Nuklir, Militer Kerahkan Lebih dari 50 Unit di Perbatasan

628 просмотров · 1 день назад
Pos Belitung
111 тыс. подписчиков
628 просмотров · 1 день назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Iran Bahas Kesiapsiagaan Darurat Nuklir, Militer Kerahkan Lebih dari 50 Unit di Perbatasan Iran meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan keadaan darurat nuklir di tengah ketegangan konflik dengan Amerika Serikat (AS). Pemerintah Iran dilaporkan menggelar pertemuan khusus bersama Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) untuk membahas langkah-langkah penanganan keadaan darurat nuklir. Pada saat yang sama, militer Iran menyatakan telah mengerahkan lebih dari 50 unit tempur dan pendukung di sepanjang perbatasan negara tersebut. Dikutip Tribun Style dari Iran International pada Senin 12 Oktober 2026, Kepala Organisasi Manajemen Krisis Iran, Hossein Sajedinia, mengatakan pihaknya siap membantu menjalankan langkah pencegahan dan menggelar latihan kesiapsiagaan jika diperlukan. Sementara itu, Komandan Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Ali Jahanshahi, menyatakan lebih dari 50 unit tempur dan pendukung militer ditempatkan di berbagai wilayah perbatasan untuk menghadapi potensi ancaman. Informasi tersebut dilaporkan sejumlah media pada 10 Oktober 2026. Meski demikian, pembahasan kesiapsiagaan nuklir tersebut tidak dengan sendirinya berarti Iran telah secara resmi menetapkan status darurat nuklir. Pemerintah Iran dilaporkan menggelar pertemuan khusus dengan Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) untuk membahas kesiapan menghadapi kemungkinan keadaan darurat nuklir. Kepala Organisasi Manajemen Krisis Iran, Hossein Sajedinia, mengonfirmasi pembahasan tersebut pada Sabtu 10 Oktober 2026. Sajedinia menyatakan lembaganya siap memberikan dukungan dalam pelaksanaan berbagai langkah pencegahan yang diperlukan. Organisasi tersebut juga siap menyelenggarakan simulasi atau latihan kesiapsiagaan apabila situasi mengharuskannya. Ia menyebut Iran memiliki personel terlatih dan dukungan teknologi untuk menghadapi kemungkinan keadaan darurat. Namun, informasi yang tersedia belum menyebutkan adanya penetapan resmi status darurat nuklir secara nasional maupun ancaman nuklir tertentu yang menjadi pemicu pertemuan tersebut. Editor : Disa Aryandi SIMAK MEDSOS Pos Belitung. Klik Link Dibawah Ini !!! https://belitung.tribunnews.com/   / posbelitung     / belitungtribunnews     / posbelitung     / posbelitung1