3 CARA MENCERMATI FENOMENA BATINMELALUI PHASSA, VEDANĀ, DAN CITTADENGAN FENOMENA RŪPA SEBAGAI OBJEK
ARYA BD
0:00 / 0:00
3 CARA MENCERMATI FENOMENA BATINMELALUI PHASSA, VEDANĀ, DAN CITTADENGAN FENOMENA RŪPA SEBAGAI OBJEK
116 просмотров · 3 недели назад
ARYA BD
538 подписчиков
116 просмотров · 3 недели назад
TIGA CARA
MENCERMATI FENOMENA BATIN
MELALUI PHASSA, VEDANĀ, DAN CITTA
DENGAN FENOMENA RŪPA SEBAGAI OBJEK
Dalam pengembangan nāma-kammaṭṭhāna, Visuddhimagga menjelaskan tiga cara pencermatan:
1. PHASSA-VASENA — melalui phassa
2. VEDANĀ-VASENA — melalui vedanā
3. CITTA-VASENA — melalui citta
Misalnya, setelah fenomena materi (rūpa) dicermati dengan jelas, kita mengambil salah satu objek, seperti rasa keras (kakkhaḷa) dari unsur tanah (paṭhavī-dhātu).
Ketika batin berhubungan dengan objek tersebut, fenomena batin dapat dicermati:
🔹 PHASSA — kontak dengan objek
🔹 VEDANĀ — perasaan yang muncul
🔹 SAÑÑĀ — mengenali atau menandai objek
🔹 SAṄKHĀRA — berbagai bentukan/aktivitas batin yang menyertai
🔹 VIÑÑĀṆA — kesadaran terhadap objek
Jadi, dari pencermatan terhadap satu fenomena rūpa, fenomena-fenomena nāma yang menyertainya dapat dicermati.
Inilah salah satu cara memahami hubungan antara rūpa dan nāma dalam pengembangan meditasi.
Tividho hi arūpakammaṭṭhāne abhiniveso phassavasena vedanāvasena cittavasenāti.
— Visuddhimagga