Pesan Diri : Siapa dirimu, Darimana asal mu.
Pesan Diri Channel
0:00 / 0:00
Pesan Diri : Siapa dirimu, Darimana asal mu.
78 просмотров · 11 дней назад
Pesan Diri Channel
29 подписчиков
78 просмотров · 11 дней назад
/ @pesan_diri
• Pesan Diri : Siapa dirimu, Darimana asal mu.
www.facebook.com/RusmaniFhitrry
Deskripsi :
Para leluhur berkata: Alam semesta tidak menilai seseorang dari harta yang dikumpulkannya, bukan dari kedudukan yang dimilikinya, bukan pula dari pujian yang diberikan orang lain kepadanya. Yang dilihat oleh leluhur dan alam adalah isi hatinya, sifat yang melekat pada dirinya, dan bagaimana ia berjalan di atas bumi ini. Berikut adalah ciri-ciri sifat yang paling disukai, paling dirindukan, dan paling disayangi oleh leluhur serta alam semesta.
Sederhana bukan berarti lemah atau kurang. Sederhana adalah mengetahui siapa dirimu, dari mana asalmu, dan ke mana engkau akan kembali. Tidak sombong, tidak memamerkan kelebihan, tidak merasa lebih tinggi dari rumput yang tumbuh di tanah maupun dari angin yang berhembus bebas.
Alam menyukai kesederhanaan karena alam sendiri demikian: matahari bersinar untuk semua tanpa memilih, hujan turun tanpa membedakan kaya dan miskin, pohon memberi buah tanpa mengharap imbalan. Seperti itulah jiwa yang disukai: tenang, rendah hati, dan tidak menuntut pujian.
Leluhur mengajarkan: Kebaikan yang kau berikan akan kembali kepadamu, meski berjalan jauh. Kemarahan dan dendam hanya membakar dirimu sendiri, bukan orang lain. Sifat yang disukai adalah yang mudah memaafkan, tidak menyimpan rasa benci, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan dengan kebaikan.
Alam tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan. Jika kau melukai pohon, ia tetap memberi oksigen agar kau bernapas. Jika kau mencemari sungai, ia tetap mengalirkan air untuk membersihkan dirimu. Begitulah sifat yang dirindukan: luas hati, lembut, dan penuh kasih, bahkan kepada yang tidak baik kepadamu.
Alam dan leluhur tidak bisa ditipu. Mereka melihat apa yang tersembunyi di balik hatimu, lebih dalam dari yang kau ketahui sendiri. Jujur bukan hanya berkata benar, tetapi juga berbuat benar, meski tidak ada orang lain yang melihat. Suci bukan berarti tanpa salah, tetapi selalu berusaha kembali ke jalan yang lurus, tidak membiarkan niat buruk berakar di dalam dada.
Jiwa yang jujur dan suci adalah jiwa yang tenang. Ia tidak takut pada apa pun, karena ia tidak menyembunyikan apa pun. Itulah ciri yang paling dicari oleh leluhur — jiwa yang bersih, jernih seperti air mata alam yang mengalir di sungai-sungai jernih.
Bukan ketangguhan yang keras dan kasar, melainkan ketangguhan yang tetap lembut. Seperti pohon bambu yang bergoyang tertiup angin kencang namun tidak patah — ia lentur, ia kuat, ia tetap berdiri meski badai datang bertubi-tubi.
Sifat ini adalah: tidak mudah menyerah, tidak mudah putus asa, namun tetap lembut kepada sesama. Tetap teguh pada kebenaran, namun tidak kasar dalam menyampaikannya. Tetap berdiri tegak, namun tidak menginjak orang lain. Inilah keseimbangan yang paling disukai alam — kuat namun lembut, teguh namun rendah hati.
Setiap langkah yang kau ambil di atas bumi, ingatlah bahwa engkau berpijak di atas tubuh leluhurmu. Setiap air yang kau minum, ingatlah bahwa itu adalah darah kehidupan alam. Menghormati semua itu berarti menghormati dirimu sendiri. Itulah tanda jiwa yang telah bangun, yang telah diakui oleh leluhur dan alam.
Leluhur berkata:
"Ciri-ciri ini bukanlah aturan yang dibuat manusia. Ini adalah hukum alam yang tertulis di dalam setiap benih, di setiap embun pagi, di setiap detak jantung makhluk hidup. Bukan karena kau memilikinya maka leluhur menyukaimu — melainkan karena kau berusaha menjadi seperti itu, maka leluhur dan alam akan menemanimu, melindungimu, dan menuntun langkahmu."
Jadilah seperti matahari yang memberi cahaya tanpa pamrih, seperti bumi yang menerima segala dengan sabar, seperti air yang mengalir lembut namun mampu membelah batu. Itulah jiwa yang dicari, yang disayangi, dan yang akan selalu hidup di dalam pelukan leluhur dan alam semesta.
— Pesan leluhur untuk dirimu sendiri, agar engkau ingat siapa dirimu, dan dari mana asalmu —
---
Saluran ini berisi pesan pesan untuk diri sendiri, nasihat kehidupan, kata kata bijak, dan motivasi yang menyentuh hati.
Berbagi renungan, pelajaran hidup, dan pandangan diri agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih kuat dan lebih bijak dalam menjalani hidup.
Semoga setiap pesan di sini bisa menjadi pengingat, penyemangat dan bekal berharga bagi kita semua.