Deep Learning oleh Prof Yuli Rahmawati Phd
Eddy Susianto
0:00 / 0:00
Deep Learning oleh Prof Yuli Rahmawati Phd
96 495 просмотров · 1 г. назад
Eddy Susianto
2,54 тыс. подписчиков
96 495 просмотров · 1 г. назад
Video ini merupakan rekaman sesi inspiratif bersama Prof. Yuli Rahmawati, Ph.D. yang mengupas tuntas kerangka kerja Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) dalam konteks transformasi pendidikan di Indonesia.
Prof. Yuli Rahmawati, Phd merupakan tim pengembang pembelajaran Mendalam, Kemendikdasmen RI dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Canberra, Australia. Beliau adalah Dosen Pendidikan Kimia Universitas Negeri Jakarta.
Video ini merupakan cuplikan dari live Streaming Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Uhamka Pada tanggal 17 Februari 2025.
Materi ini dirancang secara khusus untuk menjadi panduan bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah dalam merancang strategi instruksional yang berpusat pada siswa.
Dalam video ini, kita tidak membahas kecerdasan buatan, melainkan mengeksplorasi pendekatan pedagogis dari Michael Fullan untuk mengembangkan kompetensi 6C. Mengimplementasikan pembelajaran ini juga menuntut pendidik untuk terampil mengukur tingkat kedalaman berpikir peserta didik secara sistematis, misalnya melalui pemanfaatan instrumen Taksonomi SOLO (Structure of Observed Learning Outcomes) dalam asesmen sebelum mencapai level kognitif HOTS (Higher Order Thinking Skills). Mari kita bedah bersama bagaimana mewujudkan ekosistem ruang kelas yang Mindful, Meaningful, dan Joyful!
Jangan lupa untuk menekan tombol LIKE, SUBSCRIBE, dan bagikan pandangan Anda di kolom komentar agar tidak ketinggalan seri edukasi keguruan lainnya. Pastikan Anda menonton sampai akhir untuk menyimak berbagai praktik baik (best practices) yang bisa langsung diaplikasikan di sekolah!
Point-point utama yang dibahas:
Definisi & Konstruksi Pembelajaran Mendalam: Adaptasi pendekatan teori Michael Fullan (6C) ke dalam ekosistem pendidikan Indonesia untuk menghasilkan dimensi profil lulusan yang tangguh.
Analisis Kognitif & Literasi-Numerasi: Membedah hasil asesmen (seperti PISA) dan urgensi memastikan ketuntasan kognitif dasar (C1-C3) menggunakan Taksonomi SOLO sebelum melakukan lompatan menuju HOTS.
Kerangka Kerja Pembelajaran: Strategi membangun pengalaman belajar yang Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful).
Implementasi di Ruang Kelas: Praktik baik (best practice) dan studi kasus empiris—seperti pengajaran konsep sains—yang dikaitkan dengan kehidupan nyata siswa untuk membangun motivasi intrinsik dan perilaku positif.
Daftar Isi Video (Timestamps):
[00:00] Pengantar: Apa itu Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) dalam Pendidikan?
[02:40] Realita Pendidikan Kita: Analisis Hasil PISA dan Pematangan Level Kognitif
[05:41] Kerangka Kerja Pembelajaran: Mindful, Meaningful, & Joyful Learning
[01:24:18] Studi Kasus Praktik Baik: Implementasi Pembelajaran Bermakna di Ruang Kelas
[01:26:19] Sesi Tanya Jawab & Informasi Program Pendidikan Lanjutan UHAMKA
Tagar:
#DeepLearning #PembelajaranMendalam #ProfYuliRahmawati #TaksonomiSOLO #HOTS #PendidikanIndonesia #GuruPenggerak #MeaningfulLearning #Widyaiswara #KepalaSekolah #EddySusianto