Перейти к содержимому

KRITIK ATAS AKAL RASIO MURNI (1) - Immanuel Kant - Mengapa Akal Kita Harus Dikritik?

Pustaka Matahari

0:00 / 0:00

KRITIK ATAS AKAL RASIO MURNI (1) - Immanuel Kant - Mengapa Akal Kita Harus Dikritik?

27 313 просмотров · 1 г. назад
Pustaka Matahari
62,6 тыс. подписчиков
27 313 просмотров · 1 г. назад
Immanuel Kant, dalam Critique of Pure Reason, memulai dengan kesadaran bahwa sebelum menjawab pertanyaan metafisis tentang Tuhan, kebebasan, dan keabadian, kita harus terlebih dahulu memahami alat utama yang digunakan untuk mengetahui, yaitu akal itu sendiri. Ia menegaskan pentingnya kritik terhadap akal murni, bukan untuk menolaknya, tetapi untuk menyelidiki batas, kekuatan, dan cara kerjanya. Kant membedakan pengetahuan empiris (berasal dari pengalaman) dan pengetahuan a priori (mendahului pengalaman), lalu menunjukkan pentingnya putusan sintetik a priori—pengetahuan yang memperluas wawasan sekaligus bersifat pasti dan universal. Ia menyatakan bahwa akal tidak hanya menerima data, tetapi secara aktif membentuk pengalaman berdasarkan struktur bawaan yang ada dalam kesadaran manusia. Dalam bagian ini, pusat analisis Kant terletak pada dua bentuk intuisi murni, yaitu ruang dan waktu. Menurutnya, ruang adalah bentuk dari pengalaman lahiriah, sedangkan waktu adalah bentuk dari pengalaman batiniah—keduanya bukan berasal dari dunia luar, melainkan kerangka kesadaran manusia yang memungkinkan pengalaman terjadi. Ini yang disebutnya sebagai idealitas transendental: ruang dan waktu nyata dalam pengalaman, namun bukan sifat dari benda itu sendiri. Dari sini, Kant menyimpulkan bahwa kita hanya mengetahui fenomena (cara sesuatu tampak bagi kita), bukan noumena (benda pada dirinya sendiri). Dengan demikian, metafisika harus dibangun kembali bukan sebagai ilmu spekulatif, melainkan sebagai disiplin kritis yang berpijak pada struktur akal manusia itu sendiri. Contents: 00:00 Pengantar 04:23 Pendahuluan: Jalan Menuju Kritik Rasio Murni 07:47 I. Perbedaan antara Pengetahuan Murni dan Empiris 10:36 II. Akal Manusia Memiliki Pengetahuan A Priori Sejak Awal 13:27 III. Filsafat Butuh Ilmu yang Menyelidiki Akar Pengetahuan 15:51 IV. Memahami Dua Jenis Putusan: Analitik dan Sintetik 18:54 V. Dasar Pengetahuan Teoretis: Putusan Sintetik A Priori 22:06 VI. Masalah Universal Akal Murni 25:16 VII. Gagasan dan Pembagian Suatu Ilmu Khusus dengan Nama Kritik atas Rasio Murni 28:20 I. Doktrin Transendental tentang Unsur-Unsur Bagian Pertama — Estetika Transendental §1. Pendahuluan 33:42 SECTION I. RUANG. §2. Penjelasan Metafisis tentang Konsepsi Ruang 37:46 §3. Penjelasan Transendental tentang Konsepsi Ruang 40:01 §4. Kesimpulan dari Pemaparan tentang Ruang, 44:03 SECTION II. WAKTU § 5. Penjelasan Metafisis tentang Konsepsi Waktu 46:48 § 6 Penjelasan Transendental tentang Konsepsi Waktu. 48:15 §7. Kesimpulan dari Pemaparan tentang Waktu 51:37 § 8. Penjelasan 56:07 §9. Catatan Umum tentang Estetika Transendental 1 01:01:43 §9. Catatan Umum tentang Estetika Transendental 2 Uraian lebih lanjut: https://ytpustakamatahari.blogspot.co... Ringkasan Lengkap Buku Kritik Atas Rasio Murni - Immanuel Kant: epub: https://drive.google.com/file/d/1hZ2c... pdf: https://drive.google.com/file/d/1GTiI... #FilsafatKant #ImmanuelKant #FilsafatModern #Metafisika #FenomenaDanNoumena #FilsafatPengetahuan #RuangDanWaktu #AkalDanPengalaman #RevolusiFilsafat #PikiranKitaBukanSegalanya #ApaItuKebenaran #RealitaAtauIlusi #Kant #Filsafat #Akal #Metafisika #Fenomena #Noumena #RuangWaktu #KritikAkal