🔴LIVE | KHUTBAH JUM'AT IBADAH : KUNCI MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN SANG PENCIPTA OLEH M. EKA NASBI S.
Haramain Media Center
0:00 / 0:00
🔴LIVE | KHUTBAH JUM'AT IBADAH : KUNCI MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN SANG PENCIPTA OLEH M. EKA NASBI S.
28 просмотров · Трансляция закончилась 17 ч назад
Haramain Media Center
4,15 тыс. подписчиков
28 просмотров · Трансляция закончилась 17 ч назад
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَمَرَ عِبَادَهُ بِعِبَادَتِهِ، وَبَيْنَ لَهُمْ أَحْكَامَ شَرِيعَتِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ اعْتِقَادًا لِرُبُوبِيَّتِهِ، وَإِذْعَانًا لِجَلَالِهِ وَعَظَمَتِهِ وَصَمَدِيَّتِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الْمُصْطَفَى مِنْ خَلِيقَتِهِ، وَالْمُخْتَارُ الْمُجْتَبَى مِنْ بَرِيَّتِهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلى خَيْرِ الْإِنْسَانِ الْمُبَلّغ عَنْ رِسَالَةِ الرَّحْمَنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الْمَحْبُوبِيْنَ جَمِيْعًا. أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ الْقَائِلِ فِي مُحْكَمِ كِتَابِهِ يَأَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ
تَتَّقُونَ
Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah
Dalam kesempatan yang istimewa ini, mari kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Ta'ala yang telah memberi kita sekian banyak karunia yang tidak bisa kita hitung. Dengan karunia-Nya kita dapat berkumpul untuk bersama-sama beribadah menunaikan shalat jumat dalam suasana yang khidmat dan khusuk. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya. Tak lupa dalam kesempatan ini juga, khatib berwasiat kepada hadirin sekalian, terutama untuk diri khatib pribadi, untuk selalu istiqamah dalam ketakwaan kepada Allah Ta'ala, dengan menjalankan setiap perintah-Nya dan menjauhi segala bentuk larangan-Nya.
Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah
Ibadah adalah kunci untuk membangun hubungan dengan Sang Pencipta, yaitu Allah Ta'ala. Jika hubungan antara sesama manusia dapat dibangun dengan komunikasi, saling perhatian, tolong menolong dan saling memberi. Maka hubungan manusia dengan Allah juga dibangun dengan hal yang sama, yang kita sebut dengan ibadah.
Sebagai contoh ketika kita sedang berdzikir, sejatinya kita sedang berkomunikasi dengan Allah. Ketika kita shalat, maka kita sedang hal-hal yang dilarang Allah, maka di saat itu kita sedang menunjukkan bermunajat dan menghadap Allah. Dan ketika kita menjaga diri dari perhatian dan ketundukan total terhadap apa yang dicintai Allah. Karena ibadah berarti merendahkan diri, tunduk, dan taat kepada Allah dengan penuh keikhlasan sesuai tuntunan Rasulullah. Segala ucapan, perbuatan, hingga sikap hati yang dilakukan untuk mencari cinta dan ridho Allah termasuk dalam ibadah. Kita semua telah maklum bahwa Allah menciptakan kita semua hanya untuk beribadah kepada-Nya. Sebagaimana dalam firman-Nya:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Artinya, "Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat Ayat 56)
Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah
Ayat tersebut menjelaskan bahwa tujuan utama Allah menciptakan manusia dan jin adalah untuk beribadah kepada-Nya. Melalui ibadah, manusia diajarkan untuk menyadari bahwa dirinya adalah makhluk yang lemah dan sepenuhnya bergantung kepada Allah. Selain itu, ibadah juga menjadi bentuk pengakuan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa dan hanya Dia yang berhak disembah. Lalu, muncul pertanyaan berupa, mengapa Allah mewajibkan manusia untuk beribadah kepada-Nya? Apakah Allah membutuhkan ibadah kita? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita perhatikan penjelasan Syekh Ibnu Athaillah dalam kitab Al-Hikam. Beliau menyampaikan sebuah hikmah yang sangat penting untuk kita renungkan: