Program Pengabdian kepada Masyarakat Prodi MPP UPI di Desa Wisata Selasari | PkM Kemitraan 2026
Prodi Manajemen Pemasaran Pariwisata FPIPS UPI
0:00 / 0:00
Program Pengabdian kepada Masyarakat Prodi MPP UPI di Desa Wisata Selasari | PkM Kemitraan 2026
77 просмотров · 8 дн. назад
Prodi Manajemen Pemasaran Pariwisata FPIPS UPI
96 подписчиков
77 просмотров · 8 дн. назад
Program studi Manajemen Pemasaran Pariwisata melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Wisata Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, yang berfokus pada pengembangan wisata gastronomi berbasis kearifan lokal melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan teknologi digital.
Desa Wisata Selasari memiliki beragam potensi wisata dan sumber daya lokal, termasuk kekayaan kuliner dan bahan pangan masyarakat. Melalui program ini, potensi tersebut dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih terintegrasi, bernilai tambah, dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan PkM dilaksanakan melalui beberapa rangkaian kegiatan, antara lain:
🍽️ Pemetaan potensi gastronomi lokal dan identifikasi pengetahuan serta produk kuliner masyarakat.
👩🍳 Pelatihan dan pendampingan pengolahan serta pengembangan produk gastronomi, termasuk standardisasi resep Pindang Gunung dan pengembangan turunannya.
📦 Pengembangan branding dan kemasan produk kuliner untuk meningkatkan daya tarik dan nilai tambah produk lokal.
🏡 Pengembangan pengalaman homestay live-in yang mengintegrasikan kuliner dan aktivitas masyarakat sebagai bagian dari pengalaman wisata.
🌐 Digitalisasi promosi wisata gastronomi, melalui pengembangan konten gastronomi pada website BUMDes, pemanfaatan QR Code, serta pengembangan paket wisata pada platform digital.
🤝 Penguatan kelembagaan masyarakat melalui pengembangan Sub Kelompok Gastronomi dalam Pokdarwis dan peningkatan kapasitas masyarakat sebagai pelaku wisata.
Program ini diharapkan dapat mendorong perubahan dari sekadar pemanfaatan sumber daya lokal menjadi ekosistem wisata gastronomi yang dikelola masyarakat, berbasis kearifan lokal, inklusif, dan berkelanjutan.