Perdana! Mensos Gus Ipul Apresiasi Wali Kota Munafri Kumpulkan 6 Ribu RT/RW demi Digitalisasi Bansos
Tribun Timur Viral
0:00 / 0:00
Perdana! Mensos Gus Ipul Apresiasi Wali Kota Munafri Kumpulkan 6 Ribu RT/RW demi Digitalisasi Bansos
264 просмотра · 4 дн. назад
Tribun Timur Viral
70,4 тыс. подписчиков
264 просмотра · 4 дн. назад
#tribuntimur #tribunviral #walikotamakassar #munafri #gusipul #makassar
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Untuk kali pertama, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berkumpul bersama seluruh Ketua RT/RW di Kota Makassar.
Gus Ipul mengapresiasi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang berhasil mengumpulkan seluruh RT/RW dalam satu tempat, di GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (4/10/2026).
Gedung olahraga tersebut dipadati lautan manusia dengan rompi seragam berwarna merah. Total 6.032 RT/RW yang hadir.
Apresiasi itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga dalam rangka penguatan pendataan digitalisasi bantuan sosial.
"Hari ini untuk pertama kalinya kami mengumpulkan seluruh RT/RW. Saya terima kasih Wali Kota Makassar yang hebat ini yang mau memfasilitasi sehingga kita bisa kolaborasi," ujar Gus Ipul.
Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW menjadi bagian penting untuk memastikan program pemerintah benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.
Gus Ipul menilai pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan data yang tersedia, tetapi juga membutuhkan proses pemutakhiran dan pengawasan di lapangan.
Hal tersebut dilakukan agar bantuan sosial yang disalurkan dapat lebih tepat sasaran dan tidak diberikan kepada masyarakat yang sebenarnya tidak masuk dalam kriteria penerima.
"Kita ingin datanya makin akurat, kemudian sasarannya tepat," kata Gus Ipul.
Ia menjelaskan, ada tiga hal penting yang menjadi perhatian dalam upaya memperbaiki pelaksanaan program bansos.
Pertama, pemerintah terus melakukan konsolidasi dan pembenahan data agar informasi mengenai masyarakat penerima manfaat semakin akurat.
Kedua, masyarakat juga diedukasi agar lebih berhati-hati dalam menjaga data kependudukan, khususnya Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Gus Ipul mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memberikan data pribadi kepada pihak lain karena data tersebut berkaitan langsung dengan berbagai program pemerintah.
"Kita mengedukasi masyarakat untuk lebih hati-hati terhadap NIK dan KTP-nya agar tidak mudah memberikan kepada orang lain," ujarnya.
Reporter: Siti Aminah
Narator: Rasni Gani
Supporting: (M14/M4)
Editor Video: Sanovra J.R