Kerajaan Madura di Era Kolonial Hindia Belanda - Sumenep, Bangkalan dan Pamekasan
Bimo K.A.
0:00 / 0:00
Kerajaan Madura di Era Kolonial Hindia Belanda - Sumenep, Bangkalan dan Pamekasan
77 029 просмотров · 2 месяца назад
Bimo K.A.
316 тыс. подписчиков
77 029 просмотров · 2 месяца назад
Pada abad ke-18 hingga akhir abad ke-19, di Pulau Madura terdapat kerajaan-kerajaan yang memerintah di bawah pengaruh kolonial, mulai Kompeni alias VOC, lalu Inggris, dan kemudian Belanda. Masing-masing adalah Kerajaan Sumenep, Kerajaan Pamekasan, serta Kerajaan Bangkalan. Sebelumnya, kerajaan-kerajaan Madura merupakan wilayah bawahan Kesultanan Mataram. Di era penjajahan Inggris dan Belanda-Prancis, para raja Sumenep dan Bangkalan yang bergelar panembahan itu kemudian diberi gelar dan kedudukan sebagai sultan, disetarakan dengan raja-raja Surakarta dan Yogyakarta, sampai di awal era negara kolonial Hindia Belanda.
Dalam catatan sejarah selanjutnya, para penguasa Madura kembali bergelar panembahan, dengan kekuasaan yang semakin terkikis karena penetrasi yang dilakukan oleh pemerintah kolonial. Kerajaan-Kerajaan Madura akhirnya benar-benar dihapuskan sama sekali pada tahun 1853-1885, dan gubernemen Hindia Belanda menurunkan status para raja di Sumenep, Pamekasan dan Bangkalan menjadi seorang kepala daerah berpangkat bupati (regent). Di Bangkalan, Belanda bahkan membongkar keraton milik Dinasti Cakraningrat; sedangkan di Sumenep, bangunan keraton masih lestari sampai kemerdekaan Indonesia, menjadikan Keraton Sumenep sebagai satu-satunya bangunan keraton yang masih berdiri di Jawa Timur.
[Dari Berbagai Sumber]
00:00 Pembuka
01:15 Kerajaan Sumenep
10:00 Kerajaan Pamekasan
13:20 Kerajaan Bangkalan
21:35 Penutup
#sejarah #sejarahindonesia #tempodulu #madura #keraton #keratonsumenep