Перейти к содержимому

🇩🇪 Menyusuri Tepi Sungai Rhein di Düsseldorf

MUND AUF

0:00 / 0:00

🇩🇪 Menyusuri Tepi Sungai Rhein di Düsseldorf

100 просмотров · 7 дн. назад
MUND AUF
798 подписчиков
100 просмотров · 7 дн. назад
Ini sambungan dari perjalanan kami di Düsseldorf. Kalau belum nonton , link videonya ada di bawah. Kali ini kami memulai perjalanan dari Klemensplatz, di kawasan Kaiserswerth. Dari sini, kami berjalan kaki menyusuri Klemensviertel, sebuah kawasan kecil dengan suasana tenang, deretan bangunan dan toko-toko lokal. Terus berjalan ke arah barat, dan tak jauh dari sini kita sudah sampai di tepi Sungai Rhein. Rhein atau Rhine adalah salah satu sungai terpenting di Eropa. Panjangnya sekitar 1.233 kilometer, mengalir dari Pegunungan Alpen di Swiss, melewati beberapa negara termasuk Jerman, hingga bermuara di Laut Utara melalui Belanda. Sungai ini bukan hanya jalur transportasi dan perdagangan penting selama berabad-abad, tetapi juga punya peran besar dalam membentuk sejarah kota-kota yang tumbuh di sepanjang alirannya. Düsseldorf sendiri berada di sisi timur atau tepi kanan Rhein, sementara kawasan seperti Oberkassel berada di seberang, di tepi kiri. Menariknya, dalam sejarah kawasan ini, Rhein bukan selalu menjadi penghubung. Justru sering kali menjadi batas yang memisahkan wilayah, kekuasaan, dan perkembangan masyarakat di kedua sisinya. Dalam buku sejarah Düsseldorf yang ada di rak rumah, ada satu gagasan menarik: "trennend als verbindend", Rhein lebih berperan sebagai "pemisah daripada penghubung". Bahkan pada masa Romawi, pengaruh dan kemegahan kota-kota Romawi di tepi kiri Rhein tidak banyak menjangkau wilayah di seberangnya. Düsseldorf sendiri baru berkembang sebagai sebuah kota pada abad pertengahan, dan memperoleh hak kota pada tahun 1288. Setelah menikmati suasana Kaiserswerth yang tenang, bahkan sepi, dan mengingatkan kami pada Düsseldorf di tahun 1990-an, saatnya melanjutkan perjalanan ke pusat kota. Dari Klemensplatz, kami naik Stadtbahn U79 menuju Heinrich-Heine-Allee. Perjalanan ini 19 menit. Begitu turun, kita sudah berada di salah satu titik penting pusat kota Düsseldorf. Dari sini, Altstadt atau Kota Tua tinggal beberapa langkah saja. Di tengah perjalanan, tentu saja ada agenda penting yang tidak boleh dilewatkan: mampir ke supermarket REWE. Cuma lima menit, sekadar melihat-lihat isi supermarket Jerman. Dan hasilnya? Tidak membeli apa-apa. Namanya juga supermarket run! Suasananya langsung berubah. Restoran, bar, toko suvenir, bangunan bersejarah, dan jalan-jalan kecil yang ramai mulai menyambut. Kami berjalan menuju Rheinuferpromenade kawasan promenade di sepanjang Sungai Rhein yang menjadi salah satu tempat favorit warga maupun wisatawan untuk berjalan santai, duduk menikmati pemandangan. Di sini kita kembali bertemu Rhein, tetapi dari sisi kota yang berbeda. Di seberang sungai terlihat kawasan Oberkassel. Hamparan lapangan di tepi sungai di sana, yang dikenal sebagai Oberkasseler Rheinwiesen, setiap tahun menjadi lokasi salah satu festival rakyat terbesar di Jerman, yaitu Größte Kirmes am Rhein atau Rheinkirmes. Kirmes sendiri adalah semacam pasar malam atau festival rakyat tradisional Jerman, lengkap dengan berbagai wahana permainan, komidi putar, kios makanan, dan atraksi lainnya. Festival ini punya sejarah panjang, dan sejak 1901 diselenggarakan di kawasan Oberkassel. Jadi, kalau datang ke Düsseldorf pada bulan Juli, tempat yang biasanya tenang ini bisa berubah menjadi lautan manusia dan wahana permainan. Setelah cukup berjalan dan menikmati suasana tepi Rhein, perjalanan kali ini kami tutup dengan makan siang di Mississippi. Hanya berjalan kaki, mampir supermarket lima menit tanpa belanja, melihat-lihat kota, dan menikmati Düsseldorf dari sudut yang berbeda. Ayo ikut!