ANAK RANTAU TOMIA Versi 2 — Rindu yang Tak Terucapkan
Padepokan Tutorial
0:00 / 0:00
ANAK RANTAU TOMIA Versi 2 — Rindu yang Tak Terucapkan
13 просмотров · 8 дн. назад
Padepokan Tutorial
523 подписчика
13 просмотров · 8 дн. назад
Tomia…
Jauh sudah langkahku pergi…
Meninggalkan semua yang kucintai…
Demi mimpi yang belum pasti…
[Bait 1]
Di kota jauh kujalani hari,
Menahan lelah seorang diri,
Keringat jatuh membasahi bumi,
Demi harapan yang kusimpan di hati.
Tak semua orang tahu ceritaku,
Tentang malam panjang yang kulalui,
Senyum kuberi kepada dunia,
Namun kesedihan kusimpan sendiri.
[Bait 2]
Masih kuingat wajah ayah dan ibu,
Saat melepas kepergianku,
Pesan sederhana terus terngiang,
Jaga dirimu di negeri orang.
Kini jarak menjadi penghalang,
Rindu tumbuh semakin panjang,
Ingin kudengar suara mereka,
Meski hanya lewat telepon sederhana.
[Pre-Chorus]
Bila malam datang menjelang,
Pikiranku kembali melayang,
Ke rumah kecil di ujung desa,
Tempat hatiku merasa bahagia.
[Reff — Emosional]
Tomia… aku rindu pulang,
Rindu pantaimu yang membentang,
Rindu suara angin di malam hari,
Rindu keluarga yang jauh dari sini.
Tomia… tunggulah diriku,
Masih kuperjuangkan mimpi-mimpiku,
Biar air mata jatuh perlahan,
Takkan kulepas segala harapan.
Jika suatu hari aku kembali,
Sambutlah aku seperti dahulu lagi,
Bukan karena hidupku sempurna,
Namun karena rinduku tak tertahan lagi.
[Bait 3 — Musik pelan]
Ada saatnya aku merasa lelah,
Saat jalan hidup terasa susah,
Ingin berhenti, ingin menyerah,
Namun wajah keluarga membuatku tabah.
Kusimpan rindu di dalam dada,
Kujadikan doa setiap masa,
Semoga Tuhan menjaga mereka,
Sampai tiba waktuku pulang ke sana.
[Bridge — Piano dan biola]
Ibu, tunggulah anakmu pulang,
Ayah, doakan langkahku sekarang,
Aku pergi bukan untuk melupakan,
Aku berjuang demi masa depan.
Bila nanti rambutmu memutih,
Dan langkahmu tak sekuat dahulu,
Izinkan aku berada di sisimu,
Membalas kasih yang tak terhitung waktu.
[Reff Akhir — Vokal kuat dan menyayat hati]
Tomia… aku rindu pulang,
Rindu pelukan yang selalu menenangkan,
Rindu rumah tempatku dibesarkan,
Rindu kasih yang tak pernah tergantikan.
Tomia… dengarlah doaku,
Di tanah rantau kusebut namamu,
Sejauh apa pun langkahku pergi,
Kampung halaman tetap di hati.
Aku akan pulang…
Aku akan pulang…
Membawa cerita dari perjuangan,
Untuk keluarga yang selalu kurindukan.
[Outro — Piano perlahan menghilang]
Tomia…
Simpanlah tempat untukku…
Sebab di antara ribuan tempat di dunia,
Hanya engkau…
Yang selalu kurindukan…
Anak rantau Tomia…
Suatu hari akan pulang.