Media Iran Laporkan Unit 4.000 IRGC Targetkan Tanjung Priok Indonesia, Rekrut 3 WNI Jalankan Operasi
Tribunnews
0:00 / 0:00
Media Iran Laporkan Unit 4.000 IRGC Targetkan Tanjung Priok Indonesia, Rekrut 3 WNI Jalankan Operasi
819 534 просмотра · 2 дн. назад
Tribunnews
15,6 млн подписчиков
819 534 просмотра · 2 дн. назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Unit intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan tengah merekrut warga asing untuk melakukan operasi maritim di Asia Timur.
Sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan, operasi itu diduga menyasar kapal, jalur pelayaran hingga pelabuhan di Indonesia dan China.
Laporan ini disampaikan media Iran International berdasarkan informasi dari sejumlah sumber dalam laporan pemberitaan Senin (31/8/2026) silam.
Menurut laporan tersebut, Unit 4000, divisi operasi khusus di bawah Organisasi Intelijen IRGC, disebut tengah mempersiapkan operasi di kawasan Asia Timur.
Sumber Iran International menyebut operasi itu diduga menyasar Selat Malaka dan Selat Bangka.
Pelabuhan Tanjung Priok di Indonesia juga disebut masuk dalam daftar target.
Selain itu, dua pelabuhan utama China, yakni Ningbo-Zhoushan dan Shanghai, juga disebut menjadi sasaran.
Unit 4000 disebut mempertimbangkan serangan terhadap kapal komersial, kapal militer maupun kapal pribadi yang melintas di kawasan tersebut.
Iran Internasional juga menyebut tiga warga Indonesia diduga telah direkrut untuk menjalankan operasi rahasia tersebut.
Ketiganya disebut Pandu Yudhawinata, Ardiyanta Mutoha dan Mohammad Hossein.
Menurut laporan itu, ketiganya telah pergi ke Teheran untuk menjalani pelatihan.
Pelatihan tersebut disebut sebagai persiapan untuk menjalankan operasi di pelabuhan dan jalur perairan Asia Timur.
Iran International juga menyebut perekrutan diduga melibatkan sejumlah tokoh Syiah di Thailand dan Indonesia.
Di Indonesia, dua nama yang disebut dalam laporan tersebut yakni Zahir Yahya dan Abdullah Saqqaf.
Namun, informasi mengenai keterlibatan mereka maupun tiga warga Indonesia tersebut berasal dari sumber Iran International dan belum dikonfirmasi secara independen.
Unit 4000 selama ini dikaitkan dengan operasi pembunuhan dan sabotase terhadap lawan Republik Islam Iran serta kepentingan Israel di luar negeri.
Rencana ini disebut muncul ketika ketegangan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung.
Iran juga sebelumnya mengancam akan memperluas konflik ke sejumlah jalur pelayaran strategis jika perang dan blokade laut terus berlanjut.
Sementara itu, pemerintah Iran maupun IRGC hingga kini belum memberikan komentar atas laporan tersebut. (Tribun-Video.com)
https://www.iranintl.com/en/202608315...
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: Bintang Nur Rahman