Penting Mana: Menjadi “Baik” atau Menjadi “Benar”? | Cafe Reflection
Rae Saraven
0:00 / 0:00
Penting Mana: Menjadi “Baik” atau Menjadi “Benar”? | Cafe Reflection
36 просмотров · 2 недели назад
Rae Saraven
327 подписчиков
36 просмотров · 2 недели назад
Sebelum bikin narasi tentang tema "menjadi baik atau menjadi benar", aku sempat tanya2 juga ke beberapa orang di sekitarku. Aku penasaran, apa jawaban mereka.
Menariknya, dari jawaban-jawaban itu aku menemukan satu lapisan yang sebelumnya gak kepikiran.
Teman-temanku yang memilih "baik" umumnya memiliki kepribadian yang lebih perasa. Sementara yang memilih "benar" cenderung memiliki cara berpikir yang lebih logis.
Tapi setelah kami saling berdiskusi, akhirnya kami sama-sama memahami bahwa "baik" dan "benar" sebenarnya tidak bisa dipisahkan. Keduanya bukan untuk dipertentangkan atau dipilih salah satu, melainkan harus berjalan berdampingan.
Menjadi baik tetap perlu dipandu oleh akal sehat agar tidak kehilangan batas. Sebaliknya, menjadi benar juga perlu disertai kesadaran dan kerendahan hati agar tidak berubah menjadi pembenaran atau kesombongan.
Karena pada akhirnya, kebaikan tanpa kebijaksanaan bisa membuat kita kehilangan diri sendiri. Sementara kebenaran tanpa kerendahan hati bisa melukai orang lain.