Перейти к содержимому

Legislator Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar, Minta Presiden Padamkan Api Karhutla

Tribunnews

0:00 / 0:00

Legislator Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar, Minta Presiden Padamkan Api Karhutla

3 976 просмотров · 4 часа назад
Tribunnews
15,7 млн подписчиков
3 976 просмотров · 4 часа назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kabut asap lintas batas kembali memantik polemik di kawasan Asia Tenggara. Namun, ada momen unik yang mencuri perhatian dalam sidang Parlemen Malaysia, Anggota parlemen Malaysia Kalam Salan menyampaikan pesan khusus untuk Presiden Prabowo Subianto. Bukan dengan bahasa formal, melainkan menggunakan bahasa Jawa. Politikus oposisi itu memilih menggunakan bahasa Jawa untuk menyampaikan seruannya kepada kepala negara Indonesia, Presiden Prabowo. Menurut Kalam Salan, akan lebih bisa menerima jika menggunakan Bahasa Jawa. Anggota parlemen Malaysia Kalam Salan menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap lintas batas. Kalam, anggota parlemen dari daerah pemilihan Sabak Bernam, menyampaikan pesan tersebut saat membahas Rancangan Anggaran Belanja Malaysia 2027 di Dewan Rakyat, Rabu (21/10/2026). Kalam meminta Prabowo mengambil tindakan segera untuk memadamkan kebakaran dan mencegah persoalan kabut asap kembali berulang setiap tahun. Kalam kemudian beralih menggunakan bahasa Jawa. Langkah tak biasa ini diambil sebagai bentuk desakan diplomatik agar pemerintah Indonesia mengambil tindakan tegas dan segera untuk menghentikan kebakaran hutan yang dampaknya dirasakan hingga ke negara-negara tetangga, khususnya Malaysia. Sebelum beralih menggunakan bahasa Jawa, anggota parlemen dari Sabak Bernam tersebut mengawali permohonannya menggunakan bahasa Melayu. Ia mengimbau agar pemerintah mendesak Filipina, yang saat ini berkedudukan sebagai Ketua ASEAN, guna mengambil langkah regional yang lebih tegas dan efektif dalam menangani masalah asap lintas batas. Kalam Salan menegaskan pentingnya kerja sama dan komitmen nyata demi menjamin hak rakyat di kedua negara atas udara yang bersih. Kalam kemudian melontarkan sindiran secara berseloroh mengenai kemungkinan pesan tersebut lebih mudah dipahami jika disampaikan dalam bahasa daerah. Dalam pidato bahasa jawanya, Kalam membeberkan penderitaan masyarakat di Malaysia yang terganggu akibat kabut asap tebal akibat karhutla di Indonesia. Kabut asap tidak hanya menyangkut hubungan bilateral Malaysia dan Indonesia. Kalam Salan juga mengingatkan bahwa bencana asap ini turut menyengsarakan ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menggantungkan hidupnya di perkebunan Malaysia. Ketika kabut asap mengganggu aktivitas perkebunan, para pekerja Indonesia berisiko kehilangan penghasilan dan kesulitan mengirim uang kepada keluarga mereka di Tanah Air. Kalam juga menanggapi narasi atau anggapan yang meremehkan persoalan asap dan kontribusi hutan oksigen antarnegara. Di akhir pesannya, Kalam mengucapkan, “Kulo matur suwun, Bapak Presiden.” Ia berharap pesannya dapat dipahami oleh pemimpin Indonesia. Anggota parlemen tersebut kembali menyerukan agar kepemimpinan Indonesia segera memadamkan titik-titik api dan mengakhiri siklus bencana tahunan ini demi kesehatan dan kesejahteraan bersama. Dalam pidato yang sama, Kalam turut mempersoalkan pernyataan seorang pemimpin Indonesia yang menyebut hutan Indonesia selama ini memasok oksigen bagi Malaysia. “Mulo, ojo malah iki digawe guyonan.” “Apakah pohon-pohon di Malaysia terbuat dari plastik sehingga tidak bisa menghasilkan oksigen?” demikian inti sindiran Kalam sebagaimana dilaporkan media Malaysia. Kabut asap lintas batas telah menjadi persoalan berulang di Asia Tenggara, terutama ketika kebakaran hutan dan lahan gambut terjadi di Indonesia. Asap yang terbawa angin dapat menyebar ke negara-negara tetangga, termasuk Malaysia dan Singapura. (Tribun-Video.com/Tribunnews.comS) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Soroti Bencana Kabut Asap, Anggota Parlemen Malaysia Pidato Bahasa Jawa Menyentil Presiden Prabowo, https://www.tribunnews.com/internasio.... Program: Live Update Host: Yustina Kartika Gati Editor Video: Reka Alfa, Rifqi Khusain #Prabowo #Karhutla #KebakaranHutan #KarhutlaIndonesia #LegislatorMalaysia #Malaysia