Dia hamil, disangka licik; tanda lahir di tulang selangka mengguncang keluarga kaya
Asmara Kilau
0:00 / 0:00
Dia hamil, disangka licik; tanda lahir di tulang selangka mengguncang keluarga kaya
1 959 просмотров · 3 недели назад
Asmara Kilau
286 подписчиков
1 959 просмотров · 3 недели назад
Seorang kurir makanan mendadak tahu dirinya sudah hamil tiga bulan. Ingatan samar tentang malam yang tak biasa kembali—terkait seorang pria yang saat itu tak berdaya. Di sisi lain, seorang nenek dari keluarga konglomerat, yang berusaha membangunkan cucunya yang koma, mengikuti saran seorang ahli untuk mencari “gadis pembawa peruntungan”. Ketika ia menolong kurir yang pingsan di jalan, mengetahui ia lajang dan mengandung, sang nenek memintanya tinggal di rumah keluarga.
Saat pria itu akhirnya sadar, ia mengira si kurir datang dengan perhitungan. Sikapnya dingin, penuh ujian, dan sebuah kesepakatan tertulis pun dibuat sebelum mereka boleh saling mendekat. Namun pria itu diam‑diam memburu penyelamat bertahun lalu—seorang perempuan dengan tanda lahir berbentuk bunga di tulang selangka. Ia tak menyadari, orang yang ia curigai justru menyimpan rahasia itu.
Di tengah tekanan keluarga, tatapan tajam sang cucu, dan perlindungan nenek, perempuan ini harus memilih: bertahan menghadapi prasangka, atau keluar sebelum semuanya terbakar. Ketika tanda lahir itu akhirnya terlihat, siapa yang goyah lebih dulu—rencana licik yang ia tuduhkan, atau hati yang tak mau mengaku?