Перейти к содержимому

PRESENTASI PPT: STUDI KASUS PADA PT. BNI(Persero) | ORGANISASI MANAJEMEN INDUSTRI KELAS C | TUGAS 3

Zahrotussa'idah Alfaro

0:00 / 0:00

PRESENTASI PPT: STUDI KASUS PADA PT. BNI(Persero) | ORGANISASI MANAJEMEN INDUSTRI KELAS C | TUGAS 3

6 просмотров · 6 дней назад
Zahrotussa'idah Alfaro
6 просмотров · 6 дней назад
VIDEO PRESENTASI PPT Studi Kasus Kepemimpinan dan Struktur Organisasi pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) “Perancangan Organisasi dalam Mendukung Efektivitas Struktur dan Tata Kelola” Mata Kuliah : Organisasi dan Manajemen Industri Dosen Pengampu : Erni Puspanantasari Putri, ST., M.Eng., Ph.D Kode MK & Kelas : 14124373 (C) Kelompok : 6 Nama Anggota Kelompok : 1. No. Absen : 10 Nama Mahasiswa : Citra Aprilia Susianti NPM : 1412500071 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. 2. No. Absen : 11 Nama Mahasiswa : Faradilla Jofia Prasetya NPM : 1412500074 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. 3. No. Absen : 12 Nama Mahasiswa : Zahrotussa'idah Alfaro NPM : 1412500076 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. 4. No. Absen : 13 Nama Mahasiswa : Rizka Auliya NPM : 1412500085 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. 5. No. Absen : 14 Nama Mahasiswa : Nia Putri Rahmadani NPM : 1412500091 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Makalah ini membahas perancangan organisasi dalam mendukung efektivitas struktur dan tata kelola dengan studi kasus PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Perancangan organisasi dipahami sebagai proses membentuk peran, proses, dan struktur serta mengatur posisi dan garis pelaporan agar tujuan organisasi tercapai, dengan tiga ranah keputusan, yaitu struktur organisasi formal, peran dan proses kerja, serta kemampuan merealisasikan tujuan strategis. Rencana perancangan di BNI dipicu oleh perubahan regulasi dan tata kelola, transformasi digital, serta kebutuhan efisiensi dan kolaborasi lintas unit, dengan sasaran memperjelas peran dan wewenang, mempercepat keputusan, memperkuat pengendalian risiko dan kepatuhan, serta menyediakan jalur informasi yang tepat waktu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan data sekunder dari studi pustaka dan dokumentasi. Tahapan perancangan terdiri atas empat langkah, yaitu menetapkan tujuan, merumuskan keadaan saat ini, mengidentifikasi pendukung dan hambatan, serta mengembangkan rencana kegiatan secara bertahap melalui persiapan, uji coba, evaluasi, dan perluasan. Tahapan ini dikaitkan dengan siklus P-D-C-A (Roda Deming), yang pada BNI tampak dari identifikasi masalah koordinasi dan lambatnya peluncuran fitur digital (Plan), uji coba pada satu program layanan digital (Do), perbandingan kondisi sebelum dan sesudah penerapan (Check), serta perluasan penerapan disertai pembaruan pedoman dan pelatihan (Act). Struktur organisasi BNI berjenjang mulai dari RUPS, Dewan Komisaris, Direksi, direktorat, divisi, departemen, hingga unit operasional dengan pola lini dan staf, dilengkapi Divisi Transformasi Digital dan tim lintas fungsi (squad) yang menyerupai struktur matriks. Setiap jenjang memiliki wewenang dan tanggung jawab sesuai posisinya, dengan wewenang bersumber dari penetapan resmi organisasi dan tanggung jawab muncul sebagai konsekuensi wewenang yang diterima. Informasi mengalir ke bawah, ke atas, serta mendatar dan diagonal, didukung rencana pengelolaan informasi. Dapat disimpulkan bahwa pembagian struktur, wewenang, tanggung jawab, dan informasi yang jelas mendukung koordinasi dan pencapaian sasaran perusahaan, sehingga BNI disarankan mengevaluasi struktur secara rutin, menerapkan P-D-C-A berkesinambungan, dan meningkatkan koordinasi antarunit.