Luka Yang Bersujud - Nada Jiwa
Nada Jiwa
0:00 / 0:00
Luka Yang Bersujud - Nada Jiwa
146 просмотров · 2 недели назад
Nada Jiwa
17 подписчиков
146 просмотров · 2 недели назад
Luka Yang Bersujud
Bulan menggantung tanpa bicara
Angin membawa nama yang lama
Di celah sunyi yang tak bersuara
Ada hati mengetuk pintu-Nya
Lama ku berjalan tanpa menoleh
Membawa ego yang kian rapuh
Kusangka hati mampu bermegah
Rupanya keras kerana terlalu jauh
Ada air mata yang tak jatuh
Ada doa yang tertahan penuh
Di balik wajah yang terlihat teguh
Ada jiwa yang sedang runtuh
Lembutkan hatiku, Ya Tuhan
Yang lama membatu dalam diam
Jika pintuku tertutup kelam
Jangan biar rahmat-Mu tenggelam
Lembutkan hatiku, Ya Tuhan
Sebelum nafas sampai penghujung
Biar air mata menjadi saksi
Aku masih mencari-Mu lagi
Pernah ku tanam bunga kesombongan
Tumbuh tinggi menutup pandangan
Kini kelopaknya gugur perlahan
Meninggalkan duri dalam genggaman
Ada air mata yang tak jatuh
Ada doa yang tertahan penuh
Di balik wajah yang terlihat teguh
Ada jiwa yang sedang runtuh
Lembutkan hatiku, Ya Tuhan
Yang lama membatu dalam diam
Jika pintuku tertutup kelam
Jangan biar rahmat-Mu tenggelam
Lembutkan hatiku, Ya Tuhan
Sebelum nafas sampai penghujung
Biar air mata menjadi saksi
Aku masih mencari-Mu lagi
Aku bukan hilang, cuma terlalu lama terlena
Menukar cahaya dengan kilauan sementara
Kunci di tangan, tapi pintu tak kubuka
Nama-Mu dekat, namun dunia lebih bersuara
Berapa kali harus jatuh baru belajar tunduk?
Berapa kali hati retak baru tahu tempat berteduh?
Aku kejar apa yang akhirnya akan meninggalkanku
Sedang Dia tak pernah pergi walau aku menjauh
Kini biar pecah tembok yang kubina sendiri
Biar segala sombong larut bersama air mata ini
Kalau satu sujud masih Kau beri
Biarlah itu menjadi jalan terakhirku kembali
Jika kerasnya hati ini
Tak mampu ditembusi kata
Turunkan hujan dari langit-Mu
Biar batu belajar merasa
Lembutkan hatiku, Ya Tuhan
Yang lama membatu dalam diam
Jika pintuku tertutup kelam
Jangan biar rahmat-Mu tenggelam
Lembutkan hatiku, Ya Tuhan
Sebelum nafas sampai penghujung
Biar air mata menjadi saksi
Aku masih mencari-Mu lagi
Dan jika esok tak lagi datang
Biarlah malam menemukan aku
Dengan hati yang pernah keras
Namun akhirnya tunduk kepada-Mu