Перейти к содержимому

Eks Penyidik KPK Bongkar Janggalnya Kasus ATR/BPN: Kenapa Menteri Nusron Wahid Tak Diseret?

KOMPASTV JEMBER

0:00 / 0:00

Eks Penyidik KPK Bongkar Janggalnya Kasus ATR/BPN: Kenapa Menteri Nusron Wahid Tak Diseret?

1 310 просмотров · 16 часов назад
KOMPASTV JEMBER
1,11 млн подписчиков
1 310 просмотров · 16 часов назад
KOMPAS TV - Penetapan delapan tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memicu sorotan publik. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara gamblang menyebut bahwa empat tersangka dari pihak swasta merupakan orang kepercayaan atau lingkaran dekat Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Keempat orang tersebut diduga berperan aktif sebagai pengepul, pengelola uang, hingga penghubung ke pejabat kementerian, bahkan membentuk sebuah 'struktur bayangan' dalam praktik transaksional tersebut. Mantan Penyidik KPK Yudi Purnomo menilai penyidik KPK seharusnya tidak berhenti pada tingkat Dirjen maupun pihak swasta saja, melainkan mengejar aktor intelektual dengan jabatan tertinggi di kementerian tersebut. Yudi menduga ada dinamika tinggi di internal KPK yang menyebabkan lembaga antirasuah itu kehilangan momentum untuk turut mengamankan sang menteri saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) berlangsung, padahal nilai barang bukti uang yang disita mencapai angka fantastis yakni Rp106,3 miliar. Simak ulasan lengkap serta analisis kritis terkait pengungkapan skandal korupsi HGB di Kementerian ATR/BPN. Jangan lupa untuk menekan tombol like, tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, bagikan video ini, serta klik tombol subscribe dan nyalakan lonceng notifikasi agar selalu mendapatkan informasi tepercaya. #KPK #NusronWahid #KementerianATRBPN #YudiPurnomo #OTTKPK #KorupsiHGB #SuapPertanahan #StrukturBayangan #HukumIndonesia #KompasTVJember #KompasTV #BeritaHariIni #BeritaTerkini #KabarTerkini #BeritaHukum #SkandalKorupsi #beritanasional Sahabat Kompas TV Jember, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jember, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Facebook : https://www.facebook.com/profile.php?... Instagram : https://www.instagram.com/kompastv_je... Tiktok:   / kompastv_jember   Twitter :   / kompastv_jember   KOMPASTV JEMBER CHANEL 54 UHF Alamat Redaksi: Jl. KH. Wahid Hasyim - 22C, Kel. Kepatihan - Kec. Kaliwates - Jember